Berita Solo Terbaru
Terungkap Alasan Warga Tak Ngadu ke Polisi soal Dugaan Pelecehan Seksual Food Selebgram di Solo
Kasus dugaan pelecehan seksual food selebgram Solo hingga saat ini belum dilaporkan ke polisi. Alasan dibalik itu ternyata warga merasa malas ribet
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polisi masih belum mendapatkan laporan dugaan pelecehan seksual, yang diduga dilakukan oleh food selegram di Kota Solo.
Kasus tersebut viral usai akun Twitter @fatalinject membuat thread terkait tindakan pelecehan seksual oleh oknum food selegram.
Thread tersebut semakin ramai, seiring munculnya beberapa akun yang mengaku pernah menjadi korban.
Baca juga: Kata Aktivis HAM, soal Viralnya Dugaan Pelecehan Seksual yang Menjerat Food Selebgram di Solo
Baca juga: Setelah Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Food Selebgram di Solo, Akun Fatalinject Hilang dari Twitter
"Sejauh ini belum ada (laporan)," kata Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Djohan Andika, Senin (11/7/2022).
Kasus ini membuktikan jika sejumlah masyarakat lebih nyaman melaporkan ke media sosial atas tindak kriminal yang dialami, daripada melaporkan ke pihak kepolisian.
Hal ini, menjadikan bola liar, yang tidak jelas validitasnya.
Pengacara dari LBH Solo Raya, I Made Ridho melihat, jika hal ini disebabkan karena masyarakat malas untuk berurusan dengan hukum.
"Masih ada stiga jika proses hukum itu ribet, bisa dilaporkan balik misalnya. Sehingga dia tidak mau ribet sendiri," kata dia.
Baca juga: BREAKING NEWS: Mantan Wali Kota Solo Imam Soetopo Meninggal Dunia
Baca juga: Riwayat Sakit Mantan Wali Kota Solo Imam Soetopo: Sempat Opname 3 Minggu Sebelum Wafat
"Jadi mereka memilih speakup di medsos, untuk sekedar memuaskan psikisnya," pungkasnya.
Akun Fatalinject Hilang dari Twitter
Akun twitter @fatalinject hilang dari peredaran, usai menghebohkan publik, terkait dugaan pelecehan seksual food selebgram di Solo.
Akun tersebut membuat status mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat diajak membuat konten bersama salah satu food selebgram di Kota Solo, pada Sabtu (2/7/2022) lalu.
Sejumlah firma hukum seperti LBH Solo menawarkan bantuan hukum kepada korban, untuk membawa kasus ini diproses hukum.
Baca juga: Dugaan Pelecehan Seksual Food Selebgram di Solo, Pengacara Sebut Bisa Dilaporkan, Ini Pasalnya
Baca juga: Cerita Azam, Jadi Murid Baru Satu-satunya di SDN Sriwedari 197 Solo, Mengaku Senang untuk Belajar
Namun, saat ini akun tersebut justru sudah tidak bisa diakses.