Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Reaksi Gibran Tahu Direktur Teknik PDAM Solo Jadi Tersangka Pencabulan Anak SMA : Enggak Menyangka

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengungkap soal posisi jabatan tersangka pencabulan yakni Direktur Teknik Perumda PDAM Solo.

Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Penampakan TAS, mantan Direktur PDAM Solo yang cabuli anak SMA, Selasa (12/7/2022). Diketahui pencabulan itu dilakukan hingga 12 kali oleh TAS kepada korban. Lokasi pencabulan dilakukan di dalam mobil hingga kolam renang di Kota Solo. 

Dia tampak tertunduk lesu saat digelandang oleh polisi.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, aksi itu dilakukan tersangka pada periode waktu 3 Desember 2021 hingga 1 April 2022.

"Tersangka mencabuli korban sebanyak 12 kali, mereka tidak bersetubuh, hanya melakukan tindakan pencabulan," ujarnya kepada TribunSolo.com.

Ade menerangkan, aksi pencabulan itu dilakukan diberbagai tempat di Kota Solo.

Mulai di dalam mobil milik tersangka maupun mobil milik ibu korban, serta sejumlah kolam renang yang ada di Kota Solo. 

Semua dilakukan saat korban sedang tidak bersama ibunya.

Padahal ibu korban diketahui merupakan teman masa kecil tersangka.

Lebih lanjut Ade menjelaskan, korban yang mulai khawati  menceritakan kelakuan tersangka kepada guru bahasa Inggrisnya.

"Awalnya, korban merasa takut, gelisah, dan melaporkan kepada gurunya bahasa Inggrisnya, dia menceritakan semua," ungkap Ade kepada TribunSolo.com.

Korban disebut tidak berani menceritakan hal ini kepada kedua orangtuanya.

Usut punya usut, korban mendapatkan ancaman dari tersangka untuk tidak mengadukan perbuatannya.

Baca juga: Sosok Imam Soetopo di Mata Wali Kota Solo Gibran: Orang yang Tegas dan Menjadi Panutan 

Baca juga: Prakiraan Cuaca Solo Raya Selasa 12 Juli 2022: Berawan dari Pagi hingga Malam, Potensi Hujan Ringan

Kejadian yang dialami Bunga itu akhirnya sampai ke telinga orang tuanya.

Ayah korban yang tidak terima langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolresta Solo.

"Pada Senin 4 Juni 2022, tersangka ditangkap. Dan pada Selasa 5 Juni 2022, kita lakukan penahanan terhadap tersangka di Rutan Mapolresta Surakarta untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Teknis Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surakarta Toya Wening, oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved