Berita Solo Terbaru
Reaksi Gibran Tahu Direktur Teknik PDAM Solo Jadi Tersangka Pencabulan Anak SMA : Enggak Menyangka
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengungkap soal posisi jabatan tersangka pencabulan yakni Direktur Teknik Perumda PDAM Solo.
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menyebut, TAS (53) tersangka pencabulan anak SMA adalah Direktur Teknik Perumda PDAM Solo.
"Dirtek (Direktur Teknik) bukan Direktur Umum, sudah diproses Pak Kapolres," kata Gibran kepada TribunSolo.com, di Bali Kota Solo, Selasa (11/7/2022).
Menurutnya, Direktur Teknik yang melakukan pencabulan tersebut sudah dicopot dan saat ini posisinya sementara diisi oleh Direktur Utama.
Dalam jajaran Direksi Perumda Tirta Wening posisi Direktur ditempati oleh tiga orang.
Yang pertama merupakan Direktur Utama Agustan, Direktur Umum Darminto dan Direktur Teknik Tri Atmojo S.
"Yang jelas yang bersangkutan sudah tidak bertugas lagi," ungkapnya.
"Proses selanjutnya kami sampaikan ke petugas berwajib, sesuai RUPS kemarin," lanjut dia.
Baca juga: Jeruji Besi Menanti Usai Cabuli Anak SMA hingga 12 Kali, Mantan Direktur PDAM Solo : Saya Khilaf
Baca juga: Tampang Direktur PDAM Solo yang Cabuli Anak SMA 12 Kali : Umur 53 Tahun, Diancam Penjara 15 Tahun
Dirinya juga tidak menyangka bahwa salah satu jajarannya Tri Atmojo melakukan tindakan asusila.
"Enggak menyangka, saya enggak tahu orangnya seperti itu," pungkasnya.
Dirinya menegaskan bahwa setelah mengetahui adanya kejadian tersebut ia langsung menyelasaikannya.
"Yang jelas untuk masalah hukum saya serahkan ke yang berwajib, masalah internal sudah saya selesaikan," pungkasnya.
Tampang Pelaku
Inilah tampang Direktur Perumda Toya Wening (PDAM) Solo TAS yang jadikan tersangka karena mencabuli anak SMA.
Kini pria 53 itu kini berbaju tahanan biru saat jumpa pers di Mapolreta Solo, Selasa (12/7/2022).