Berita Solo Terbaru
Selalu Menang Jadi Calon Gubernur Jateng dalam Survei, Gibran : Iya Toh?
Gibran menanggapi santai hasil survei yang selalu menempatka dirinya diposisi teratas calon gubernur Jateng pada 2024 mendatang.
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bercokol di peringkat teratas calon Gubernur Jawa Tengah 2024 dalam survei Charta Politika yang dirilis pada Juni 2022.
Gibran menempati urutan pertama dengan perolehan suara 38,8 persen.
Kemudian disusul Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen 10,7 persen.
Nama Wali Kota Semarang Hendrar Priadi berada diposisi ketiga dengan perolehan 7,8 persen.
Baca juga: Sosok Gibran di Mata Ganjar Pranowo : Kepala Daerah yang Kreatif, Tapi Sedikit Mbeling
Baca juga: Gibran Geram, Ada Orang Obral Tanah Pemkot Solo di Bong Mojo : Per Kavling Dijual Rp 8 - Rp 10 Juta
Selain itu juga ada nama mantan calon gubernur Rustriningsih (4,3 persen), Sudirman Said (3,9 persen), Achmad Husein (3,8 persen), mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (3,6 persen) dan nama Komjen Pol Condro Kirono (1,5 persen).
Gibran ternyata menanggapi santai terkait namanya menjadi yang tertinggi dalam survei calon Gubernur Jawa Tengah 2024.
"Iya toh?" tanya Gibran, kepada TribunSolo.com, Kamis (14/7/2022).
Bahkan, elektabilitas Gibran pada Juni 2022 jauh lebih tinggi dibanding April lalu.
April 2022 lalu, elektabilitas Gibran hanya sebesar 28,5 persen dan jaraknya jauh dengan nama kandidat kedua.
"Naik 10 persen, terakhir kalau nggak salah 32 persen, aku lali," ujar Gibran membenarkan.
Baca juga: Reaksi Gibran Tahu Direktur Teknik PDAM Solo Jadi Tersangka Pencabulan Anak SMA : Enggak Menyangka
Ditanya apakah sering memantau survei, Gibran menampik.
"Ora ngikutin, Pak Wagub 10,7 ya, tapi aku wes moco (Nggak ngikutin, tapi aku udah baca)," ucapnya.
Meski hasil survei tersebut mampu menjadi modal baginya, Gibran tak memikirkan hal tersebut.
Suami Selvi Ananda itu mengaku sampai saat ini masih kerasan memimpin Kota Solo.
"Emang mau ke Jawa Tengah? Enak di Solo, enak di Solo," ungkapnya.
Baca juga: Sosok Imam Soetopo di Mata Wali Kota Solo Gibran: Orang yang Tegas dan Menjadi Panutan
Gibran juga meminta untuk menanyakan ke warga secara langsung apakah lebih memilih dirinya lanjut ke Jawa Tengah atau ke DKI Jakarta.
"Tanya warga aja (Jateng atau DKI)," pungkasnya.
Menerawang Jalan Politik Gibran
Jalan hidup Gibran Rakabuming Raka seakan penuh kejutan.
Masih ingat beberapa tahun silam atau 2018 saat putra sulung Presidan Joko Widodo (Jokowi) itu, blak-blakan tak tertarik di politik dalam sebuah acara.
Tapi 2020, tiba-tiba masuk gelanggang politik dan mencalonkan diri menjadi Wali Kota Solo.
Hingga akhirnya 2021 menang dalam Pilkada Solo dan dilantik menjadi orang nomor satu di Kota Bengawan.
Kini, tahun 2022 di tengah-tengah Gibran menjabat Wali Kota Solo, namanya muncul dan mengiasi sejumlah hasil survei.
Tak tanggung-tanggung, namanya masuk barisan survei menjelang gelaran Pilgub Jateng hingga Pilgub Jakarta 2024 mendatang.
Lantas bagaimanakah jalan hidup Gibran selanjutnya? Apakah tetap di Solo, Jakarta atau Jateng?
Terbaru, nama Gibran masuk 10 besar survei Center for Strategi and Internasional Studies (CSIS) sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2024 dengan skor 5,87, Senin (6/6/2022).
Nama Gibran berada di posisi 8 di bawah nama Wali Kota Semarang yakni Hendrar Prihadi yang memperoleh skor 5,92.
Adapun skor tertinggi dipuncaki Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yakni sebesar 7,11.
Kemudian Menteri BUMN Erick Thohir jadi runner-up dengan skor 6,99 dan disusul Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan skor 6,78.
Baca juga: Reaksi Gibran Masuk 10 Besar Survei Ahli CSIS Cagub DKI 2024: Fokus di Solo Dulu
Baca juga: Saat Gibran Lagi-lagi Kalahkan Taj Yasin & Hendrar Prihadi, dalam Survei Cagub di Pilgub Jateng 2024
Selain itu ada nama Menparekraf, Sandiaga Uno dengan skor 6,76, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak skor 6,20 dan Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria 5,57.
Sementara Politikus Golkar, Nusron Wahid 5,54, dan terakhir posisi buncit yakni Politikus Nasdem, Ahmad Sahroni 5,06.
Metode survei bukan sasar ke populasi calon pemilih, tetapi survei kepada para ahli yang berasal dari berbagai profesi yang ditanya tentang nama-nama cagub.
CSIS memandang Jakarta membutuhkan kepemimpinan yang teknokratis, orang yang punya kemampuan perencanaan dan mampu mengeksekusi kebijakan.
Lantas bagaimana reaksi Gibran?
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku belum membaca dan mengetahui terkait survei tersebut.
"Saya belum baca, masih nanti ya. Aku ketinggalan moco (baca) berita," kata Gibran kepada TribunSolo.com saat ditemui di Kecamatan Jebres, Senin (13/6/2022).
Meski begitu, Gibran menegaskan masih akan fokus di Kota Solo.
"Fokus di Solo dulu, aku belum baca beritanya, nanti aja ya," ungkapnya.
Selain itu, nama Gibran juga bersanding dengan nama-nama Menteri, Gubernur serta Wakil Gubernur lainnya.
Antara lain seperti Tri Rismaharini, Sandiaga Salahuddin Uno, Erick Thohir, Ridwan Kamil dan Emil Dardak.
Baca juga: Eril, Putra Gubernur Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus Sungai Aaree, Gibran : Semoga Cepat Ditemukan
Menang di Jateng Dua Kali
Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali mencuat sebagai calon terkuat dalam Pilgub Jawa Tengah (Jateng) 2024.
Nama Gibran menempati posisi teratas dalam survei yang dilakukan Charta Politika.
Dari hasil survei tersebut, Gibran berada di posisi pertama dan diikuti Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
"Dalam simulasi calon gubernur Jawa Tengah, nama Gibran Rakabuming Raka menduduki peringkat pertama dengan 28,5 persen masyarakat yang memilih namanya," tulis dalam rilis tersebut.
"Sementara nama selanjutnya adalah Taj Yasin Maimoen yang merupakan Wakil Gubernur Jawa Tengah saat ini dengan 11,3 persen."
Mengenai hal itu, Gibran menegaskan bahwa dirinya saat ini masih fokus untuk mengurus Solo.
"Saya fokus Solo dulu, baru setahun menjabat," kata Gibran kepada Wartawan, Jumat (15/4/2022).
Putra sulung presiden Joko widodo itu menegaskan bahwa saat ini masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus ia selesaikan.
"Masih banyak PR yang harus saya kerjakan," terangnya.
Baca juga: Ditantang Crazy Rich Tanjung Priok Maju Pilgub DKI, Gibran Ngaku Belum Kenal Sahroni
Baca juga: Kata Gibran soal Dilirik Banyak Parpol untuk Maju ke Pilgub DKI atau Pilpres : Saya Gak Kemana-mana
Charta Politika merilis hasil Survei di Provinsi Jawa Tengah yang dilakukan pada tanggal 14 – 19 Februari 2022.
Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur dengan protokol kesehatan yang ketat.
Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasil survei dari Charta Politika terkait elektabilitas calon gubernur Jawa Tengah :
1. Gibran Rakabuming Raka 28,5 persen
2. Taj Yasin Maimoen 11,3 persen
3. Hendrar Prihadi 6,0 persen
4. FX Hadi Rudyatmo 3,7persen
5. Sudirman Said 3,6 persen
6. Achmad Husein 3,4 persen
7. Rustriningsih 2,2 persen
8. Komjen Condro Kirono 1,7 persen
9. Lainnya 2,7 persen
Hasil Survei Pertama
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menanggapi santai namanya ungguli banyak tokoh versi survei di Pilgub Jateng.
Disebutkan elektabilitas Gibran menembus 34,8 persen, sehingga mengalahkan incumbent sekalipun sekelas Taj Yasin Maimoen yang hanya 9,3 persen.
Termasuk mengalahkan nama sekaliber Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi 6,9 persen, Rustriningsih dengan elektabilitas 3,8 persen hingga Bambang Wuryanto, Yoyok Riyo Sudibyo, Sunarna, dan Condro Kirono di bawah 1 persen.
Lantas bagaimana Gibran menyikapinya? Apakah akan memilih di Pilgub DKI Jakarta atau Pilgub Jateng pada 2024 mendatang?
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menanggapi santai hasil survei itu.
"Gur survei tok (Hanya survei saja). Survei kan bisa berubah," katanya, Minggu (9/1/2022).
Dirinya lebih memilih fokus bekerja, daripada menghiraukan hasil survei tersebut.
Baca juga: Gibran Ultimatum Kontraktor Rel Layang Joglo Solo, Minta Proyek Harus Tuntas Sebelum Dirinya Lengser
Pasalnya, anak Presiden Jokowi itu baru kali pertama terjun ke dunia politik, dan menjabat sebagai Wali Kota Solo.
"Ya enggak gimana-gimana. Saya di Solo aja dulu. Belum genap setahun juga," ujarnya.
Dia menuturkan, pekerjaannya sebagai Wali Kota Solo masih banyak.
"Masih fokus," kata dia.
(*)