Info Haji 2022

Kerajaan Arab Saudi Habiskan Dana Rp 100 Miliar untuk Kain Kiswah Kabah yang Diganti Setahun Sekali

Pada musim haji 2022, penggantian kiswah, atau kain penutup Kabah, tak lagi dilakukan saat tanggal 9 Dzulhijah atau saat wukuf.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Kompas.com
Kain Kiswah Penutup Kabah 

TRIBUNSOLO.COM - Musim haji 2022 tak sekadar istimewa karena menjadi haji pertama setelah vakum dua tahun berkat pandemi.

Pada musim haji 2022, penggantian kiswah, atau kain penutup Kabah, tak lagi dilakukan saat tanggal 9 Dzulhijah atau saat wukuf.

Untuk pertama kalinya pada tahun ini, kiswah diganti tanggal 1 Muharram, atau saat tahun baru Islam.

Baca juga: Jamaah Haji yang Sembunyikan Air Zamzam Pasti Ketahuan, Ini Cara Petugas Bandara Arab Mendeteksinya

Lalu, berapa sebenarnya harga kain kiswah dari Baitullah atau Rumah Allah itu?

Asisten Wakil Sekretaris Majma' Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka'bah Al-Musyarrafah Ir Faris Al Mathrafi yang ditemui Tribunnews.com di Mekkah mengatakan, setiap tahun Kerajaan Arab Saudi menggelontorkan dana 25 juta riyal atau setara Rp100 miliar, untuk membuat kain kiswah baru.

Proses penggantian kiswah Kabah pada 1 Muharram 1444 H atau 30 Juli 2022.
Proses penggantian kiswah Kabah pada 1 Muharram 1444 H atau 30 Juli 2022. (Media Center Haji)

Ya, saban satu tahun sekali, kiswah berharga Rp 100 miliar itu diganti dengan kiswah baru.

Bisa mahal, karena bahan kiswah sendiri bukan kain biasa.

Kain kiswah dijahit dengan 760 kilogram sutra Italia, beserta 120 kg emas dan 100 kg perak dari Jerman.

Kiswah sendiri berukuran 6,3 meter x 3,3 meter.

Pada kiswah itu sendiri tertera tulisan beberapa ayat Al Quran dan Asmaul Husna, dalam bentuk yang berbeda-beda, ada yang kotak, panjang dan lainnya.

Baca juga: Cerita Jemaah Haji Pulang dari Tanah Suci: Tak Boleh Bawa Air Zam-zam, Pesan ke Toko Oleh-oleh

Sulaman kaligrafi ayat Alquran dan Asmaul Husna itu hasil sentuhan tangan Syekh Mukhtar Alam, seniman kaligrafi di Majma' Malik Abdul Aziz.

Kaligrafi kiswah dibuat menggunakan khat Tsulutsi dengan bentuk berbeda-beda. Sebagaimana informasi, tsulutsi adalah jenis khat (font) paling tua.

"Khat Tsulutsi dikenal sebagai font paling bagus, tapi pembuatannya sangat rumit," kata Faris.

Tsulutsi adalah jenis khat (font) yang paling tua sudah ada sejak abad 3 H.

Baca juga: Menanti Kelahiran Anak Ketiga, Kahiyang Ayu Rayakan Ultah ke-4 Putri Sulung, Sedah Mirah Nasution

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved