Berita Sukoharjo Terbaru
Ditanya Rencana Kenaikan Harga BBM, Menteri Muhadjir Effendy Diam Seribu Bahasa
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy diam seribu bahasa saat ditanya kenaikan harga bbm.
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy diam seribu bahasa saat dikonfirmasi perihal rencana Pemerintah Indonesia menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Dia hanya berlalu dan meninggalkan senyum setelah menghadiri Silaturahmi Akbar Ponpes Al Mukmin dalam rangka hari HUT ke-50 berdirinya pondok pesantren di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (21/8/2022).
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemungkinan akan mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi pertalite dan solar pada pekan depan.
Dia juga mengatakan bila harga BBM subsidi saat ini sudah membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Rp 502 triliun.
Baca juga: Pemerintah Gelontorkan Rp 502 T untuk Subsidi BBM, Sri Mulyani Punya Permintaan Khusus ke Pertamina
Baca juga: Negara Mulai Megap-megap Subsidi BBM, Jokowi Sebut Harga Pertalite Seharusnya Rp 17 Ribu
"Nanti mungkin minggu depan Presiden akan mengumumkan mengenai kenaikan harga ini (BBM subsidi)," kata Luhut dalam Kuliah Umum Universitas Hasanuddin, Jumat (19/8/2022).
"Presiden sudah mengindikasikan tidak mungkin kita pertahankan terus demikian karena kita harga BBM termurah di kawasan ini. Kita jauh lebih murah dari yang lain, dan itu beban terlalu besar kepada APBN kita," ucapnya.
Luhut kemudian menyebut, kebijakan kenaikan harga BBM merupakan salah satu cara pemerintah untuk mengurangi beban APBN.
Pemerintah sendiri saat ini mengaku sudah melakukan upaya untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik.
"Kami berharap bisa tekan (anggaran subsidi BBM) dengan pengurangan mobil, motor ganti dengan listrik, kemudian B40, menaikkan harga pertalite dan solar yang kita subsidi cukup banyak," pungkas Luhut.
Respon Puan
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani menyebut sampai saat ini belum ada usulan dari pemerintah yang disampaikan kepada DPR terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Hal itu berbeda dengan apa yang dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Pasalnya, Luhut menyampaikan soal rencana kenaikan harga BBM dalam Kuliah Umum Universitas Hasanuddin, Jumat (19/8/2022).
"Yang pasti belum ada usulan dari pemerintah untuk kenaikan BBM," ujar Puan saat ditemui di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Minggu, (21/8/2022).
Baca juga: Kuota BBM Subsidi Menipis Pertalite Bakal Langka, Ekonom: Penyaluran BBM Subsidi Harus Tepat Sasaran
Baca juga: Pentingnya Mendaftar di Website MyPertamina, Cara Agar Penyaluran BBM Bersubsidi Tepat Sasaran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/para-pemudik-melakukan-pengisian-bbm-di-spbu-pertaminajumat-762019.jpg)