Berita Boyolali Terbaru

Ini yang Dilakukan Pemkab Boyolali Cegah Inflasi Imbas Kenaikan BBM : Setiap Pekan Ada Pasar Murah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boyolali, Joko Suhartono mengatakan harga pangan di Boyolali masih cukup stabil. 

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Pasar murah yang digelar di halaman Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boyolali. Imbas kenaikan harga BBM, Pemkab menggelar pasar murah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan.

Otomatis biaya transportasi dari hulu ke hilir juga bakal naik. 

Hal itu tentu bakal berdampak terjadinya inflasi harga barang dan jasa. 

Tak terkecuali harga kebutuhan bahan pokok masyarakat juga akan terdampak. 

Namun, di Kabupaten Boyolali sejauh ini belum terlihat adanya kenaikan harga pangan segara signifikan.

Bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur dan daging ayam masih cukup stabil. 

Fluktuatif harga yang terjadi di pasaran belum terlalu signifikan. 

Beras misalnya, masih berkisar Rp 10-12 ribu/kg tergantung kualitas. 

Begitu juga dengan Minyak goreng masih Rp 15-20 ribu/kg tergantung brand. 

Sedangkan telur ayam negeri berkisar Rp 27-28/kg. 

Baca juga: Potret Demo Tuntut Pembatalan Kenaikan Harga BBM di Tugu Adipura Klaten : LPG hingga Sayur Jadi Naik

Baca juga: Tangis Samin, Ikhlaskan Uang Puluhan Juta yang Rusak Dimakan Rayap Tak Bisa Ditukar di BI Solo

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boyolali, Joko Suhartono mengatakan harga pangan di Boyolali masih cukup stabil. 

Kalau pun naik, tak begitu signifikan dan masih wajar karena menyesuaikan kondisi pasar. 

“Seperti telur itu, hampir setiap hari terjadi perubahan harga. Kadang hari ini naik Rp 500, besoknya turun Rp 200,” kata Joko, kepada TribunSolo.com, Selasa (13/9/2022). 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved