Berita Wonogiri Terbaru

Kisah Gudang Dinamit Jepang di Wonogiri: Saksi Bisu Kejamnya PKI, Warga Sering Dengar Suara Tangisan

Kisah kelam tentang kekejaman PKI ternyata juga terjadi di Wonogiri. Sebuah bekas Gudang Dinamit Jepang yang menjadi saksi bisu.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Reruntuhan eks Gudang Dinamit Jepang di Desa Hargorejo yang menjadi saksi bisu kekejaman PKI disana. 

"Kalau cerita orang yang lewat disana, sering ada suara-suara. Seperti menangis atau minta tolong, banyak yang cerita begitu, tapi saya belum pernah mengalami," ujar Sukiman.

Wajar banyak warga yang lalu lalang disekitaran eks Gudang Dinamit Jepang itu.

Sebab ada jalan setapak yang digunakan warga untuk pergi ke ladang yang berjejer dengan lokasi pembantaian itu.

"Kalau wujud tidak ada, hanya suara-suara, namanya juga angin. Pokoknya suara orang nangis, teriak-teriak itu ada disekitaran lokasi itu," imbuh dia.

Di dekat lokasi eks Gudang Dinamit itu, dibangun Monumen 48 Hargorejo.

Di monumen tersebut ada dua patung yang menggambarkan kelamnya masa lalu.

Tak hanya itu juga ada tiang tinggi yang bertuliskan nama-nama korban kekejaman PKI Muso disana serta patung burung garuda.

"Dulu ada orang KKN, memfoto garuda itu tapi tidak terlihat. Kalau angkernya sampai sekarang ada, ceritanya orang begitu dan sering terdengar suara-suara tadi," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved