Berita Boyolali Terbaru

Mimpi Apa Semalam, Nama Guru di Boyolali Dicatut Jadi Anggota Partai Baru, Padahal Tak Pernah Daftar

Belasan orang pendidik itu pun ramai-ramai mendatangi kantor KPU Boyolali di Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (26/9/2022).

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Seorang guru menunjuk surat pernyataan bukan anggota parpol saat akan dilakukan klarifikasi oleh KPU Boyolali, Senin (26/9/2022). Dirinya bersama belasan orang NIK-nya dicatut sebagain anggota parpol. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kagetnya belasan guru di Kabupaten Boyolali ini.

Tak tahu apa-apa soal partai politik (parpol), tiba-tiba namanya ada dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Belasan orang pendidik itu pun ramai-ramai mendatangi kantor KPU Boyolali di Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (26/9/2022).

Kedatangan belasan guru itu untuk menghadiri undangan klarifikasi terhadap pemilik NIK yang sebelumnya sudah memberikan sanggahan di laman infopemilu.kpu.go.id itu.

Fadhlilah salah satu guru honorer di sebuah MI Cepogoini, memberikan klarifikasi soal namanya dicatut Sipol ini.

Warga Bangsalan, Kecamatan Teras itu tak tahu menahu soal urusan pengurus Parpol.

"Setelah teman-teman guru ngecek, saya akhirnya ngecek juga (di laman infopemilu.kpu.go.id). Ternyata nama saya ada di salah satu partai baru," ungkapnya kepada TribunSolo.com.

Baca juga: 10 NIK Warga Klaten Dicatut Jadi Anggota Parpol, Ada yang Berprofesi sebagai PPPK hingga CPNS

Baca juga: Belasan Warga Boyolali Kaget Tercatat Sebagai Pengurus Parpol, KPU: Besok Kita Klarifikasi

Ibu muda itupun langsung memberikan sanggahannya.

"Saya bukan pengurus atau anggota anggota parpol, saya hanya guru," tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan Maskuri.

Dia dan belasan guru lain dari Kecamatan Kemusu diundang KPU Boyolali untuk memberikan klarifikasi.

"Saya bawa surat pernyataan bukan sebagai anggota parpol, dan saya lampirkan capture website cek anggota parpol," jelasnya.

Komisioner KPU Boyolali, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Muhammad Rohani, mengatakan jumlah pemilik NIK yang tercantum terus bertambah.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved