Berita Solo Terbaru

Inflasi di Solo Akibat Kenaikan BBM Dikhawatirkan Bakal Picu Peningkatan Angka Kemiskinan

Inflasi di Solo akibat kenaikan BBM dikhawatirkan dapat memicu peningkatan angka kemiskinan jika terus terjadi selama berbulan-bulan

Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta Totok Tavirijanto saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (6/10/2022). Totok menyebut inflasi di Solo akibat kenaikan BBM dikhawatirkan dapat memicu peningkatan angka kemiskinan jika terus terjadi selama berbulan-bulan 

Laporan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Angka inflasi di Kota Solo telah mencapai 1,30 persen pada September 2022.

Faktor paling besar yang mempengaruhi inflasi tersebut yakni kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak).

Jika kenaikan inflasi ini berlangsung selama berbulan-bulan, hal ini dikhawatirkan dapat meningkatkan angka kemiskinan.

“Kalau hanya satu bulan tidak berpengaruh. Kalau berbulan-bulan bisa peningkatan kemiskinan,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo,Totok Tavirijanto saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (6/10/2022).

Baca juga: BPS Surakarta Sebut Subsidi BST Efektif Rem Inflasi Akibat Naiknya Harga BBM

Baca juga: Menkeu Sri Mulyani Beri Hadiah Rp10 Miliar untuk Provinsi yang Berhasil Mengendalikan Inflasi

Demi menghindari hal ini, pemerintah berusaha mengendalikan inflasi dengan berbagai kebijakan.

“Dengan adanya kenaikan BBM pemerintah juga melakukan pengendalian dengan bantuan sosial. Misal BLT (Bantuan Langsung Tunai) BBM, BSU (Bantuan Subsidi Upah) Ketenagakerjaan, subsidi transportasi, dan sebagainya,” terangnya.

Dengan berbagai program bantuan, diharapkan masyarakat dapat meningkat daya belinya.

Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti angka kemiskinan tahun 2022.

Sebab, perhitungan angka kemiskinan dihitung tiap bulan Maret.

Sedangkan data dikeluarkan oleh BPS Pusat tiap akhir tahun.

Baca juga: Inflasi Solo Kedua Tertinggi Setelah Kudus untuk Jawa Tengah, Terpengaruh Kenaikan Harga BBM

Baca juga: Harga BBM Naik, Wali Kota Gibran Siapkan Antisipasi Inflasi Bahan Pokok

Akan tetapi, tahun 2021 angka kemiskinan di Kota Solo meningkat cukup drastis karena pandemi Covid-19.

“Maret 2021 dengan adanya pandemi terjadi peningkatan angka kemiskinan dari 9,03 menjadi 9,40,” jelasnya.

Totok pun berharap inflasi bisa terus ditekan. Dengan demikian inflasi tidak berdampak pada angka kemiskinan yang terus bertambah.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved