Tribun Solo Wiki

Biodata Pardiman, Komisioner KPU Boyolali : Calon Doktor di UIN Walisongo Semarang

Komisioner KPU Boyolali, kini tengah menyelesaikan pendidikan doktornya di UIN Walisongo Semarang.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TribunSolo/Tri Widodo
Pardiman, Komisioner KPU Boyolali Calon Doktor di UIN Walisongo Semarang 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Usianya memamg tak lagi muda.

Tapi soal semangat belajar jangan ditanya.

Diusianya yang mencapai setengah abad, Pardiman masih ingin terus menuntut ilmu.

Baca juga: Biodata Pelatih Fisik Persis Sofie Imam Faizal : Pernah Jadikan Bima Sakti Bahan Penelitian Skripsi

Komisioner KPU Boyolali, kini tengah menyelesaikan pendidikan doktornya di UIN Walisongo Semarang.

Laki-laki kelahiran Boyolali, 22 Juli 1971, burusaha menuntut ilmu setinggi mungkin dan terus belajar hingga akhir hayatnya nanti.

" Ya seneng saja belajar itu. Semakin banyak belajar semakin banyak yang tidak saya ketahui," katanya saat berbincang dengan TribunSolo.com.

Pardiman yang awalnya  studi pendidikan S1 di STIKOM Manado mengambil konsentrasi di Jurnalistik tak cukup puas dengan ilmu yang dia dapatkan.

Dia yang kemudian kembali ke Boyolali pun bertekad untuk menambah pengetahuannya dengan melanjutkan pendidikan S2 Menejemen Pendidikan di UMS.

" Saat itu saya pagi mengajar di sekolah dan universitas swasta. Saya juga ternak kambing," jelas.

Pardiman yang tertarik dalam hal pemilu kemudian menjadi pengawas independen JPPR.

Pengalaman di JPPR itulah yang mengantarkan Pardiman untuk masuk menjadi penyelenggara pemilu.

" Saya jadi anggota KPU sejak tahun 2013. Saat itu saya ada di  Divisi Teknis Penyelenggaraan," jelasnya.

Kehausan akan ilmu, kemudian membawa Pardiman untuk terus belajar lagi ke jenjang S3.

Baca juga: Biodata Dono Rumekso, Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Pernah Ngompreng untuk Biaya Kuliah

Salah satu kandidat doktor di UIN Walisongo Semarang itu saat ini tengah menyelesaikan disertasinya yang berjudul Komunikasi Politik Kepemimpinan Muhammadiyah dengan fokus pada Kepemimpinan Amien Rais dan Buya Syafii Maarif.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved