Berita Klaten Terbaru
Kabar Baik, Pemkab Klaten Jamin Ketersediaan Darah untuk Penderita Thalasemia
Pemkab Klaten berkomitmen untuk membantu para penderita thalasemia dengan menjamin kebutuhan darah yang menjadi pilihan perawatan mereka selama ini
Penulis: Ibnu DT | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kebutuhan darah untuk penderita thalasemia dijamin oleh Pemkab Klaten.
Pasalnya transfusi darah menjadi pilihan perawatan yang harus ditempuh untuk pasien thalassemia sedang hingga berat.
Hal tersebut disampaikan saat peringatan Sumpah Pemuda bersama penderita Thalassemia yang dikemas dalam acara Bakti Sosial Touring Konco Klaten bagi penderita thalasemia di Pendopo Nyi Ageng Rakit, Minggu (30/10/2022).
Thalassemia adalah kelainan darah yang menyebabkan tubuh kekurangan hemoglobin.
Hemoglobin merupakan sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Kondisi ini bersifat genetik atau diturunkan.
Baca juga: Kisah Mbah Warti di Klaten : Meski Sudah Senja Umurnya 77 Tahun, Masih Setia Menjual Bunga Tabur
Selain dengan memberikan obat secara rutin, perawatan dengan transfusi darah biasa dilakukan setiap beberapa bulan hingga hitungan minggu.
Untuk itu, Pemkab Klaten berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan yang diperlukan untuk pasien thalassemia.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Cahyono Widodo saat acara bakti sosial mewakili Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya.
"Dengan rutinitas kita melakukan pemeriksaan, pengobatan, dan transfusi darah. Dan insyaa allah saya selaku ketua donor darah, kami juga siap untuk berupaya menyiapkan kebutuhan darah tersebut," kata Cahyono, disampaikan saat sambutan pada kegiatan tersebut.
Cahyono mengungkapkan jika kebutuhan darah di Kabupaten Klaten setiap tahunnya sekitar 25 ribu kantong.
Dengan kebutuhan sebanyak itu pihaknya terus berupaya mencari pendonor darah secara masif.
"Dan kami semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Alhamdulillah kami setiap bulannya mendapatkan donor darah baik itu melalui mobile donor darah atau kegiatan donor darah statis di PMI," katanya.
"Kami bisa mengumpulkan 2.000 hingga 2.500 kantong, dan ini adalah upaya dari kita semua untuk mensupport adik-adik yang mengidap thalasemia, seperti teman saya yang menderita thalasemia ini sudah berumur 24 tahun," terangnya.
Baca juga: Rapat Pengelolaan Sampah, Bupati Klaten Ingatkan Warga Bisa Memilah Sampah untuk Jaga Lingkungan