Polisi Tembak Polisi

Ferdy Sambo Masih Percaya Putri Candrawathi Dirudapaksa Brigadir J, Air Mata Istri Meyakinkannya

Ferdy Sambo pun mengungkit kembali peristiwa Magelang yang menimpa istrinya Putri Candrawathi.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Warta Kota/YULIANTO
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathidi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Ferdy Sambo mengungkapkan penderitaan yang dialaminya dan keluarga atas kematian Brigadir J.

Ferdy Sambo pun mengungkit kembali peristiwa Magelang yang menimpa istrinya Putri Candrawathi.

Hal itu dikatakan Ferdy Sambo dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan agenda pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023).

Baca juga: Kuat Maruf Bantah Dia Sadis, Sebut Kebaikan Brigadir J yang Pernah Bantu Bayar Biaya Sekolah Anaknya

"Majelis Hakim Yang Mulia penderita saya dan keluarga hari ini diawali peristiwa oleh istri saya Putri Candrawathi pada tanggal 7 Juli 2022. Pada tanggal 8 Juli 2022 istri saya yang terkasih Putri Candrawathi tiba dari Magelang dan menyampaikan bahwa dirinya telah diperkosa oleh almarhum Joshua sehari sebelumnya di rumah kami di Magelang," kata Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo menuturkan, kala itu Putri Candrawathi terus menangis sambil menceritakan bagaimana kejadian yang telah dialaminya tersebut.

"Tidak ada kata-kata yang bisa saya ungkapkan saat itu. Dunia serasa berhenti berputar, darah saya mendidih hari saya bergejolak, otak saya kusut membayangkan semua itu," jelasnya.

Mantan Kadiv Propam Polri itu lalu membayangkan harkat dan martabatnya bagi seorang laki-laki, suami yang telah dihempaskan dan diinjak-injak.

Baca juga: Tanggapan Kompolnas soal Gerakan Bawah Tanah Pengaruhi Vonis Ferdy Sambo, Sebut Hal yang Masuk Akal

Ia juga kebingungan bagaimana menghadapi situasi ini.

"Menjelaskan di wajah anak-anak kami, juga bertemu anggota bawahan dan semu kolega kami," ucapnya.

Ferdy Sambo mengatakan dalam pembicaraan yang dingin dan singkat tersebut, istrinya Putri Candrawathi memita agar aib yang menimpanya tidak disampaikan kepada orang lain.

"Istri saya begitu malu. Ia tidak akan sanggup menatap wajah orang lain yang tahu bahwa ia telah dinodai," jelasnya.

Baca juga: Mahfud MD Cium Ada Brigjen yang Bergerilya untuk Intervensi Vonis Ferdy Sambo, PN Jaksel Buka Suara

Diberitakan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Ferdy Sambo dihukum pidana seumur hidup dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dengan begitu, Sambo lolos dari ancaman hukuman mati.

Diketahui, pembunuhan berencana Brigadir J itu diotaki Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Adapun pembunuhan itu dilakukan di rumah dinas Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

Dalam kasus ini, JPU meyakini Sambo bersalah dalam kasus pembunuhan yang membuat Brigadir J tewas dalam kondisi tertembak. Perbuatan Sambo pun juga telah memenuhi rumusan perbuatan pidana.

"Kami Penuntut Umum menuntut mohon agar majelis hakim yang memeriksa dan memutuskan menyatakan Ferdy Sambo secara terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana telah terbukti melakukan pembunuhan berencana," ujar JPU saat membacakan surat penuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2023).

(Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved