Berita Solo Terbaru
Alasan Masjid Raya Sheikh Zayed Belum Dibuka, Kemenag Solo Sebut Masih Ada Pembenahan Atap
Kondisi Masjid Raya Sheikh Zayed sampai saat ini masih dalam tahap pembenahan. Masih ada beberapa pekerjaan kecil seperti atap, jadi belum dibuka.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Masjid Raya Sheikh Zayed belum dibuka untuk umum hingga akhir Januari 2023 ini.
Padahal sudah banyak warga dari berbagai daerah yang ingin masuk ke dalam masjid tersebut.
Lantas kenapa belum dibuka?
Alasannya, masih ada beberapa pembenahan di beberapa titik masjid yang berada di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo tersebut.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo, Hidayat Maskur menjelaskan salah satu pembenahan yang dilakukan adalah di bagian atap masjid.
"Memang masih ada catatan. Beberapa yang jadi catatan termasuk kotor, yang belum pas memang suruh benerin dulu. Ada yang bekas bocor juga, dicatati semua," jelas dia.
Kemenag, dituturkan Hidayat, sampai saat ini terus mengusahakan agar setidaknya bisa dibuka untuk umum menjelang Ramadan.
Baca juga: Berkaca Pengalaman Masjid Raya Al Jabbar, Kebersihan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Diprioritaskan
Masjid bisa diserahkan pengelolaannya ketika kondisi bangunan sesuai dengan yang diinginkan pihak pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).
"Pihak Uni Emirat Arab belum mau menerima. Ya kita masih diskusi, insyaallah nanti Ramadhan harus segera dipakai pokoknya kita memaksa ramadhan bisa dipakai," ungkapnya.
Waskita, selaku pihak pembangun, harus menyelesaikan pekerjaannya sebelum diserahkan.
"Itu belum diserahkan. Itu kan masih di tangan Waskita, belum menyerahkan," jelasnya.
Penyerahakan ke Kemenag harus melewati persetujuan Pemerintah UEA.
"Urut-urutannya kan mestinya Waskita menyerahkan ke Uni Emirat Arab. Setelah diserahkan ke Uni Emirat Arab baru nanti diserahkan ke Kemenag," tuturnya.
Masjid ini sebenarnya telah diresmikan sejak 14 November 2022 lalu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.