Berita Karanganyar Terbaru

Satu Abad NU di Karanganyar : Kakek Ilyas, KH Adli Subandono Dapat Penghargaaan, Punya Peran ke Umat

Sejumlah tokoh di Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan dalam Peringatan 1 Abad NU.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Ilyas Akbar Almadani menerima penghargaaan dari PCNU di peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Angkatan 45 Karanganyar, Minggu (19/3/2023). Penghargaan itu untuk kakeknya yang memiliki peran pada umat dan bangsa. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sejumlah tokoh di Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan dalam Peringatan 1 Abad NU di Stadion Angkatan 45 Karanganyar, Minggu (19/3/2023).

Salah satu tokoh yang diberikan penghargaan yaitu kakek dari Ketua DPD II Golkar Karanganyar Ilyas Akbar Almadani.

Diketahui, PCNU Kabupaten Karanganyar memberikan penghargaan kepada individu dan lembaga atas kontribusinya terhadap NU, umat dan bangsa.

Keempat tokoh yang menerima penghargaan dari NU itu diantaranya, KH Kuzaini Hasan, KH Adli Subandono, KH Ahmad Hudaya dan KH Moil Irsyam.

Penyerahan penghargaan itu dilakukan langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Karanganyar, KH Nuril Huda.

Salah satu penerima penghargaan dari Nahdlatul Ulama itu adalah cucu dari KH Adli Subandono, Ilyas Akbar Almadani.

Setelah menerima penghargaan tersebut, Ilyas mengaku sangat bersyukur atas pemberian penghargaan kepada sang kakek.

"Pertama, kami sebagai keluarga besar KH Adli Subandono berterima kasih dengan pemberian penghargaan ini dari Nahdlatul Ulama," ucap Ilyas kepada TribunSolo.com, Minggu (19/3/2023).

Baca juga: Bukan Dicicil, 3 Mandor Masjid Sheikh Solo Bayar Kontan Utang Rp 145 Juta & Tanda Tangan di Materai

Baca juga: Peringatan 1 Abad NU di Stadion Angkatan 45 Karanganyar : Jadi Lautan Manusia Berpakaian Hitam Putih

Ilyas mengatakan penghargaan ini menjadi motivasi bagi dirinya untuk semakin mengembangkan diri.

Salah satunya membuat semakin termotivasi berkhidmat di Nahdlatul Ulama dan mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Ini "penghargaan kakeknya" menjadi motivasi bagi saya untuk ke depan, untuk mengikuti jejak dari kakek saya bhaktikan bagi masyarakat," kata Ilyas.

Dia mengatakan almarhum kakeknya almarhum KH. Adli Soebandono termasuk aktivis dan tokoh perjuangan NU di era-70.

Sedangkan neneknya Nyai Musfirotun yang juga merupakan Ketua Muslimat pada saat itu.

"Mewakili simbah saya, selaku cucu, pada Harlah 1 Abad NU Apel 10.000 Kader di Stadion 45, saya ucapkan terima kasih," tutur Ilyas.

Ia mengatakan Kakeknya pada era 60-70 sempat duduk menjadi anggota DPR mewakili Partai NU.

Menurutnya, perjuangan kakeknya untuk membesarkan Nahdlatul Ulama memajukan peradaban memberikan cahaya bagi umat dan tak perlu diragukan lagi.

"Kakek saya itulah yang menjadi inspirasi saya, dan saya siap mengikuti jejak kakek," aku Ilyas. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved