Berita Sukoharjo Terbaru
Desa Trangsan Dikukuhkan Jadi Desa Devisa Rotan Sukoharjo, Diharapkan Jadi Penggerak Ekspor
Desa Trangsan dikukuhkan menjadi Desa Devisa Rotan Sukoharjo. Diharapkan kegiatan ekspor bisa terus didukung dan berkembang.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo dipilih menjadi Desa Devisa Rotan Sukoharjo.
Selama ini Desa Wisata Rotan sudah terkenal hingga mancanegara.
Kepala LPEI Surakarta Irwan Prasetiyawan mengatakan, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) meluncurkan Desa Devisa Rotan Sukoharjo.
Dalam peluncuran itu juga ada Indonesia Development Design Center (IDDC) Kementerian Perdagangan dan Pemkab Sukoharjo.
Irwan Prasetiyawan mengatakan, Desa Trangsan ini terbilang unik karena memiliki potensi kerajinan rotan yang besar.
Mayoritas perajin asli warga desa tersebut, dan sudah berjalan 96 tahun.
Dia mengatakan, Desa Devisa Rotan Sukoharjo ini merupakan program unggulan LPEI dalam memberdayakan UMKM di Sukoharjo.
Kegiatan ini berbasis pengembangan komunitas.
Baca juga: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Buka Grebeg Penjalin 2022 di Desa Trangsan
"Pendampingan dilakukan LPEI di Desa Devisa Rotan Sukoharjo menyasar 30 UKM kerajinan rotan," jelasnya kepada TribunSolo.com, Jumat (31/3/2023).
Selain itu, kegiatan tersebut juga terkait perizinan, prosedur dokumen ekpor akses pasar hingga pengembangan desain produk rotan.
Dia menjelaskan, para perajin yang berada di Sukoharjo tepatnya di Desa Trangsan mempunyai berbagai tantangan saat mengelola Desa secara mandiri.
Irwan mengatakan, Desa Trangsan memiliki 220 usaha perajin kayu rotan yang saat ini masih aktif memproduksi sebanyak 150 kontainer kerajinan rotan setiap bulannya.
Terlihat terdapat total 5.000 hingga 6.000 pekerja berkontribusi dalam kegiatan produksi setiap harinya dan lebih dari 60 persen penduduk desa adalah kelompok perajin.
"Semoga adanya program Desa Devisa Rotan Sukoharjo saya harap bisa menjadi bahan bakar semangat dan lokomotif untuk menggerakkan UKM pengrajin rotan yang ada di Desa Trangsan," tandasnya.
Irwan menambahkan, semoga perajin rotan di Sukoharjo memajukan penjualan di skala ekspor. (*)
3 Pemuda Diduga Klitih di Sukoharjo Sempat Kejar-Kejaran dengan Warga Sebelum Dapat Bogem Mentah |
![]() |
---|
4 Catatan Coklit Jelang Pemilu 2024, KPU Sukoharjo Harap Dispendukcapil Bantu Pendataan Kependudukan |
![]() |
---|
Cerita Driver Taxi Online di Sukoharjo Menang Lawan Begal, Padahal Sempat Dipukul Batu Bata |
![]() |
---|
Kronologi Driver Taksi Online Nyaris Dibegal di Sukoharjo : Pelaku Tiba-tiba Tarik Tuas Hand Rem |
![]() |
---|
Cerita Driver Taksi Online Nyaris Jadi Korban Begal di Sukoharjo: Selamat karena Parfum |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.