Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Viral

Muncul Wacana Kaesang Calon Wali Kota Depok, DPC PDIP Heran : Memang di Depok Tak Ada Sosok Mumpuni?

Kaesang Pangarep diwacanakan jadi calon wali kota Depok pada Pilkada 2024. Apakah Megawati Soekarnoputri setuju?

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/AHMAD SYARIFUDIN
Kaesang Pangarep diusulkan jadi calon wali kota Depok di Pilkada 2024. 

TRIBUNSOLO.COM, DEPOK -- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kota Depok Hendrik Tangke Allo buka suara terkait isu pencalonan Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep jadi calon wali kota Depok pada Pilkada 2024.

Hendrik Tangke Allo mengatakan, pihaknya belum bisa mengambil sikap mendukung atau tidak.

Hal itu lantaran semua keputusan perihal pesta demokrasi mendatang adalah hak prerogatif dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Pengamat Politik : Bumerang Buat PDIP

"Nah kalau bicara pilkada, apa pun itu keputusannya ada di DPP partai, Ibu Ketua Umum, begitu," kata Hendrik seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (30/3/2023).

Meski demikian dirinya tidak mempermasalahkan jika memang benar ada sejumlah kelompok yang akan mendukung Kaesang menjadi calon orang nomor satu di Kota Depok, Jawa Barat.

"Jika benar ada kelompok masyarakat atau apa pun itu yang mau mengusulkan ya sah-sah saja. Artinya ini adalah bagian dari aspirasi warga," ujarnya.

Hanya saja dia heran sebab muncul fenomena nama orang luar Depok dicalonkan menjadi pemimpin.

Menjadi tanda tanya apakah Kota Depok sudah kekurangan sosok pemimpin yang mumpuni sehingga harus repot-repot mendatangkan Kaesang dari Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Antusias Warga Bertemu Kaesang dan Erina, Berebut Foto hingga Penuhi Warung Es Dawet Ibu Hj Sipon

"Pertanyaan saya apakah di Depok sudah tak ada lagi pemimpin yang mumpuni, yang memahami persoalan Depok, gitu lho," kata dia.

Padahal, kata Hendrik, Kota Depok sejatinya tidak kekurangan sosok pemimpin yang mengerti dinamika persoalan di kotanya.

"Enggak (krisis pemimpin) kok. Menurut saya, Depok banyak tokoh-tokoh yang mengerti persoalan di Kota Depok," kata dia.

"Saya tidak berpikir bahwa orang di luar Depok tidak boleh memimpin Depok, boleh ya. Tetapi saya berbicara siapa yang pantas memimpin Depok," tandas Hendrik.

(*)

Sumber: Kompas TV
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved