Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Mudik Lebaran 2023

Mudik Lebaran 2023, Ada Patroli Besar-besaran Hingga ke Pelosok Sragen, Bocil Jangan Berulah Dulu

Patroli tersebut diikuti 200 personel gabungan, yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP.

Tribunsolo.com/Septiana Ayu Lestari
Apel gelar pasukan gabungan Polres Sragen sebelum melakukan patroli besar-besaran di Alun-alun Sasono Langen Putra, Selasa (18/4/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Polres Sragen melakukan patroli besar-besaran pada Selasa (18/4/2023).

Patroli tersebut diikuti 200 personel gabungan, yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP.

Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama mengatakan patroli kali ini tak hanya dilakukan di wilayah perkotaan saja, namun dilakukan hingga ke wilayah pelosok.

"Patroli dilaksanakan untuk menyisir seluruh wilayah Sragen terutama selam area, area-area yang tidak terlalu ramai, tapi kemudian kami catat, kami identifikasi menjadi titik-titik potensi gangguan kamtibmas maka kita datangi," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Selasa (18/4/2023).

Patroli digelar untuk melakukan penetrasi dan antisipasi apabila ada hal-hal yang mencurigakan.

"Ini adalah kegiatan cipta kondisi, untuk bisa mencegah dan meminimalisir potensi-potensi kejahatan yang ada di wilayah Sragen," terangnya.

Selain itu, personel yang bertugas di posko-posko pengamanan sudah mulai menjalankan tugasnya kemarin malam pukul 00.00 WIB.

Dimana diketahui, terdapat 4 posko pelayanan yang tersebar di rest area jalur tol yang ada di wilayah Sragen.

Baca juga: Mudik Sragen 2023: Tercatat 1.315 Pemudik dari Jakarta Tiba, Turun di Terminal Pilangsari

Baca juga: Jeritan Pedagang Baju di Sragen, Lebaran Bukannya Cuan Malah Buntung : Kalah Saing Sama Online

Kemudian, ada 5 posko pengamanan yang didirikan di wilayah Gemolong, Sidoharjo, Sragen Kota hingga Sambungmacan.

"Itu untuk memberi pelayanan kepada masyarakat yang mudik melalui jalur tol atau arteri," singkatnya.

"Mohon dukungannya kepada seluruh masyarakat semuanya, kita berusaha untuk terus bisa memberikan rasa aman, ketentraman dan ketertiban sampai dengan nanti lebaran, sampai dengan nanti arus balik," imbaunya.

AKBP Piter juga mengimbau agar para remaja dan anak-anak atau para bocil untuk menahan diri.

Karena diketahui, beberapa waktu lalu, beberapa bocah nekat melempar batu terhadap kendaraan yang melintas di jalan tol.

Terbaru, ada dua pemuda yang viral atas aksinya yang mengayunkan dan menyeret samurai ke jalan, yang kini sudah ditahan.

"Juga mengingatkan dan mengimbau kepada saudara-saudara seluruh masyarakat, remaja, Anak-anak untuk bisa menahan diri, tidak melakukan hal-hal yang kontra produktif yang dapat memicu konflik, memicu gangguan kamtibmas karena nanti akan merugikan diri sendiri," jelasnya.

"Mari kita dukung bulan ramadan ini, mudah-mudahan Sragen aman, kondusif dan terkendali," pungkasnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved