Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sragen

Pedagang Daging Sapi Sragen Banjir Cuan : Buka 3 Jam, 1 Kuintal Daging Ludes, Omzet Naik 50 Persen

Salah seorang pedagang daging sapi, Sri Wahyuni sudah bisa menjual lebih dari 1 kuintal daging sapi dalam kurun waktu 3 jam

TribunSolo.com/Septiana Ayu
Pedagang daging sapi di Pasar Bunder Sragen banjir cuan, omzet naik 50 persen jelang lebaran, Kamis (20/4/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Berkah lebaran mulai dirasakan pedagang daging sapi di Pasar Bunder Sragen.

Meski harga daging sapi naik hingga Rp 130.000/kilogram, pembeli yang datang jauh lebih banyak.

Hal itu dapat dilihat saat tradisi prepekan atau satu hari jelang lebaran, dimana warga mulai memadati pasar untuk membeli kebutuhan lebaran.

Salah seorang pedagang daging sapi, Sri Wahyuni mengatakan ia mulai berjualan sejak pukul 04.30 WIB.

Namun, hingga pukul 07.30 WIB, ia sudah menjual lebih dari 1 kuintal daging sapi.

Padahal, jika dibandingkan hari biasa, 1 kuintal daging sapi itu baru habis hingga siang hari.

"Mulai jualan sejak pukul 04.30 WIB, jam 07.30 WIB sudah terjual lebih dari 1 kuintal," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (20/4/2023).

Baca juga: H-2 Lebaran 2023, Berapa Harga Daging Sapi 1 Kg di Sragen? Tembus Rp130 Ribu di Pasar Bunder

Sedangkan pada momen lebaran ini, ia bisa menjual 2 kali lipat jika dibanding hari biasa, yakni sebanyak 2 kuintal daging sapi.

Sri Wahyuni menceritakan saat ini, memang kondisi pasar lebih ramai jika dibanding lebaran tahun lalu.

Ia menambahkan omzet penjualan daging sapinya naik hingga 50 persen.

"Penjualan saat lebaran ya meningkat, omzetnya naik 50 persen," singkatnya.

"Kondisi pasar ramai tahun ini, karena kan kemarin belum semua mudik, kalau sekarang ramai," pungkasnya.

Sementara itu, penjual lainnya, Sri Ratmini juga merasakan berkah lebaran kali ini.

Ia bersyukur karena selama penjualan daging sapinya lebih banyak meski harganya jauh lebih tinggi.

"Alhamdulillah masih banyak yang beli, kalau prepekan memang ramai," ujarnya.

"Dari jam 04.00 WIB sudah terjual 40 kilogram, alhamdulillah," tambahnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved