Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo

Tinjau 3 Renovasi RTLH di Stabelan, Gibran Akui Masih Punya Banyak PR Soal Warga Miskin: Rumah & MCK

Tidak hanya di kelurahan Stabelan, Gibran juga menyebut setelah ini akan ada perbaikan kawasan kumuh di daerah Semanggi.

TribunSolo.com/Andreas Chris
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meninjau 3 RTLH di Kelurahan Stabelan yang telah rampung digarap, Jumat (23/6/2023) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau hasil renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di RW 4 Kelurahan Stabelan Solo, Jumat (23/6/2023) pagi.

Dalam kesempatan itu, Gibran sempat menengok hasil dari perbaikan tiga RTLH di sana.

Gibran pun menyebut dana RTLH di kawasan itu merupakan hasil dari kerja sama dengan swasta yakni PT. SHA.

"Ini cuma tiga saja, saya cuma nganter aja," terang Gibran saat ditemui TribunSolom.com.

Ia menambahkan setidaknya CSR dari perusahaan swasta tersebut bakal menyasar 87 RTLH di Kota Solo sampai akhir tahun.

Sementara itu, sampai saat ini baru perbaikan RTLH dari dana CSR perusahaan baru menyelesaikan 13 rumah.

Tidak hanya di kelurahan Stabelan, Gibran juga menyebut setelah ini akan ada perbaikan kawasan kumuh di daerah Semanggi.

Sebagai informasi, di kawasan Semanggi juga menjadi sasaran perbaikan sebelumnya, yakni 137 RTLH yang telah dikerjakan.

"Setelah itu kelanjutannya yang semanggi, bandar semanggi yang 137 RTLH," papar Gibran.

Ia pun menargetkan akan menyelesaikan penggarapan RTLH yang ada di Kota Solo harus selesai tahun 2023 ini.

"Tahun ini semua. Kan mau di-nol-kan," tambahnya.

Baca juga: Gibran Persilakan 500 Bonek Hadir di Laga Persis vs Persebaya, Tapi Naik 10 Bus yang Disediakan

Baca juga: Dinas di Solo Kena Sentil Gibran, Sebut Event yang Diadakan Dinas Membosankan dan Banyak Seremonial

Meski demikian, Gibran mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus ia kerjakan terkait keluarga miskin di Solo.

Ia pun menggandeng banyak pihak terkait pendanaan untuk mengentaskan permasalahan kemiskinan.

"Masih kurang banyak. Makanya saya cicil, ada bantuan dari BUMN, dari PUPR pusat, dari Pemkot ada, dari swasta banyak juga. Gotong royong semua," ujar Dia.

Saat ditanya terkait progres penyelesaian masalah kemiskinan terutama RTLH, Gibran mengaku belum melihat data terkini.

Sementara itu, Gibran menyebut kawasan yang banyak terdapat warga miskin di Solo adalah Kecamatan Pasar Kliwon.

"Wah lupa aku. Tanya perkin ya, Pasar Kliwon. Lha apa yang paling banyak di situ. Pasar Kliwon, Semanggi, Mojo itu banyak sekali. Sisanya ya nyebar-nyebar," ungkapnya.

"Terus seperti MCK ya masih banyak banget. Nanti saya cicil satu-satu," tambah Gibran.

Dalam mementaskan masalah keluarga miskin, Gibran mengaku meminta bantuan banyak pihak.

"Banyak yang membantu, tapi proposal itu juga gak pernah berhenti. Pengurangannya juga udah cepet banget," katanya.

Ia menargetkan untuk RTLH di Solo bisa diselesaikan paling tidak sampai tahun 2025.

"Target. Insyallah 2025. Kalau donaturnya tambah banyak ya bisa 2024," beber dia.

Gibran secara terang-terangan menyebut kendala dalam menyelesaikan perbaikan RTLH di Solo adalah pada pendanaan.

"Kendalanya uang," pungkasnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved