Viral
Viral Ratusan Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya Disebut Mengundurkan Diri, Terungkap Alasannya
Kabar ini muncul usai viralnya cuitan di twitter yang dikirim dalam akun base @sbmptnfess pada Jumat (21/7/2023) malam.
Penulis: Tribun Network | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUNSOLO.COM - Baru-baru ini sempat viral tentang ratusan calon mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) mengundurkan diri setelah pengumuman Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Kabar ini muncul usai viralnya cuitan di twitter yang dikirim dalam akun base @sbmptnfess pada Jumat (21/7/2023) malam.
Baca juga: BREAKING NEWS : Dua Profesor UNS Laporkan Dugaan Korupsi di Kampus, Minta Atensi ke Gibran
Dalam cuitannya ada sebuah foto dengan narasi bertuliskan "Ratusan Calon Mahasiswa UB Mengundurkan Diri usai Pengumuman SNBT".
Hingga artikel ini ditulis, cuitan tersebut telah dilihat sebanyak 2,2 juta kali dan ribuan komentar warganet.
Belakangan terungkap calon mahasiswa tersebut ternyata tidak memenuhi tahapan selanjutnya.
Diketahui, ratusan mahasiswa yang lolos SNBT tidak melaksanakan pendaftaran ulang pada periode 21 Juni sampai dengan 1 Juli 2023.
Sementara, ada 83 calon mahasiswa baru dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tidak melakukan registrasi ulang.
Data tersebut diungkapkan oleh Kepala Sub Bagian Humas dan Kearsipan Univeritas Brawijaya, Kotok Gurito.
Selain mengungkapkan data tersebut, Kotok Gurito juga membenarkan narasi dalam unggahan yang viral tersebut.
Baca juga: Pengamat Sebut Ganjar Pranowo Punya Karakter Mirip Jokowi, Berpotensi Dipilih Milenial Kampus
Mengutip Kompas.com, sebanyak 11,5 persen dari daya tampung SNBP dinyatakan mengundurkan diri.
Sementara, jumlah lebih banyak terdapat pada calon mahasiswa baru jalur SNBT yakni 430 orang atau sebesar 17,5 persen.
Dengan demikian, kata Kotok Gurito, mahasiswa baru yang tidak melakukan daftar ulang telah dinyatakan mengundurkan diri.
Kotok Gurito melanjutkan, terkait alasan di balik pengunduran tersebut.
Ia menyebut penyebabnya yakni telah diterima di kampus lain.
"Alasan utama diterima di kampus lain atau perguruan tinggi kedinasan," jelas Kotok Gurito pada Minggu (23/7/2023), dikutip dari Kompas.com.
Kendati demikian, ia memastikan bahwa calon mahasiswa baru dan sekolah asalnya tidak akan mendapatkan sanksi.
"Tidak ada sanksi," jelas dia.
(Tribunnews.com/Isti Prasetya, Kompas.com/Ahmad Naufal Dzulfaroh)
Kisah Haru dan Inspiratif Tukang Sepuh Emas di Solo Kuliahkan 2 Anaknya di ITB, Didatangi Rektor |
![]() |
---|
Sosok Sudewo Bupati Pati Viral Naikkan PBB 250 Persen: Lulusan UNS, Pernah Nyalon Bupati Karanganyar |
![]() |
---|
Viral di Solo, Beredar Unggahan Tanah Nganggur 2 Tahun Bakal Disita Negara, Cek Faktanya |
![]() |
---|
Setelah Terima SK PPPK, Puluhan Guru di Sejumlah Daerah Izin Gugat Cerai Suami, Termasuk di Wonogiri |
![]() |
---|
Viral Oknum Opang Maksa Hentikan Taksi Online, Padahal Ada Penumpang Ibu Gendong Bayi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.