Berita Boyolali
Berkendara Ugal-ugalan, Pemancing Tak Cuma Tabrak Mbah-mbah di Boyolali, Kurir Juga Jadi Korban
Pelaku penabrak Mbah Sono hingga tewas di Desa Kunti, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali langsung kabur pasca kejadian.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pelaku penabrak Mbah Sono hingga tewas di Desa Kunti, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali langsung kabur pasca kejadian, Kamis (31/8/2023) sekira pukul 16.00 WIB.
Dia pun memacu kendaraannya dengan cepat, bahkan ugal-ugalan.
Pelaku melaju ke arah selatan Desa Kunti.
Mbah Sono bukan satu-satunya korban yang tertabrak oleh pelaku.
Baca juga: Kecelakaan di Boyolali, Mbah-mbah Mau ke Ladang Tewas Tertabrak Pemancing, Pelaku Kabur
Baca juga: Melihat Kampung Matoa di Pengging Boyolali, Setahun Dua Kali Panen Per Pohon Bisa Cuan Rp 5 Juta
Seorang kurir menjadi korban lain pelaku.
Seperti yang diungkapkan saksi, Dimas Akbar.
"Kemudian di selatan desa saya, menabrak tukang paket (kurir paket)," jelas dia kepada TribunSolo.com, Jumat (1/9/2023).
"Selanjutnya pelaku melarikan diri," tambahnya.
Tabrak Mbah Sono
Sebelumnya, Mbah Sono tewas tertabrak pengendara sepeda motor yang melaju kencang di Desa Kunti, Kecamatan Andong, kabupaten Boyolali, Kamis (31/8/2023).
Kejadian nahas yang menimpa sosok berusia lebih 75 tahun tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB.
Saksi, Dimas Akbar mengatakan korban hendak pergi mencari rumput di ladang.
"Itu mau ngarit atau ke ladang gitu," kata dia kepada TribunSolo.com, Jumat (1/9/2023).
"Pas di jalan itu ditabrak oleh pengendara sepeda motor yang diperkirakan mau mancing gitu," tambahnya.
Baca juga: Tawuran Pelajar di Semarang, Diduga Libatkan Siswa Boyolali, Pihak Sekolah ke Mapolsek Kaliwungu
Baca juga: Penyebab Lonjakan Harga Beras di Boyolali, Perpadi Jateng : Tak Ada Panenan di Sentra Padi
Korban ditabrak pengendara dari arah utara yang melaju kencang.
Pelaku bahkan langsung ngacir meninggalkan korban.
Dia memacu kendaraan ke arah selatan.
"Wong mancing ki, rumangsaku banter-banter yen do numpak motor (orang mancing itu, menurut saya, mengendarai sepeda motor kencang sekali), terus nabrak mbah Sono," kata dia.
"Terus lari (kabur)," tambahnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah_20170906_185209.jpg)