Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Klaten

Curhat Warga Lereng Merapi Klaten : Antre 70 Menit di RS, Buat Periksa Ibu, Ditinggal Dokter Pulang 

Sukiman dibuat kecewa dengan pelayanan sebuah rumah sakit di Kabupaten Klaten. 

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Istimewa
KOLASE FOTO : Kondisi ibu Sukiman (kiri), tangkapan layar curhatan Sukiman di Media Sosial (kanan). 

Ia lalu menunggu hingga nomer urut pemeriksaanya dipanggil.

Namun, setelah nomer 14 selesai, oleh pihak rumah sakit ia dikabari agar kembali esok pukul 06.00 WIB.

"Katanya dokter sudah pulang," ucap dia.

"Lha kan kurang ajar," tambahnya.

Ia lalu mencari pihak-pihak yang dapat memberikan solusi terkait apa yang dia alami, namun tidak ada satupun yang memberi.

"Dari administrasi sampai satpam semua diam, gak ada yang jawab," ungkapnya.

Sukiman lalu mengatakan akan memviralkan terkait pelayanan yang tidak mengenakkan tersebut di sosial media, ia tidak ingin kejadian tersebut terulang kembali.

"Hari ini pihak RS sudah kerumah, ada 4 orang yang datang untuk minta maaf," ujarnya.

Ia hanya membutuhkan agar rumah sakit tidak mengulangi kejadian serupa kembali, apalagi bila itu merupakakan pasien kritis.

"Makanya saya viralkan, kalau perlu saya berani terima konsekuensinya andai pihak rumah sakit menuntut. Apapun demi simbok," ucapnya.

Usai kejadian tersebut, orang tua Sukiman lalu dibawa periksa ke rumah sakit islam untuk ditangani disana.

Awalnya ia kecewa dengan mendaftar mengenakan KIS, namun demikian pihak rumah sakit menyarankan agar tetap memanfaatkan kartu tersebut agar fasilitas tersebut tidak terblokir.

"Di rumah sakit itu pasiennya tidak dibeda-bedakan, baik mandiri dan KIS. Jadwal dokter pun sama tidak di beda kan," ungkapnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved