Kebakaran Hutan Gunung Lawu
Kebakaran Hutan Gunung Lawu : Bupati Karanganyar Juliyatmono Cek Posko Candi Cetho
Bupati Karanganyar Juliyatmono datang ke posko pemadaman api hutan di Gunung Lawu di Candi Cetho.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono datang ke posko pemadaman api hutan di Gunung Lawu di Candi Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Rabu (4/10/2023).
Bupati Juliyatmono tiba di posko dalam rangka meninjau lokasi posko dan kondisi terkini kebakaran hutan Gunung Lawu.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, Juliyatmono tiba di kawasan Candi Cetho pada pukul 13.30 WIB.
Juliyatmono tiba dengan menggunakan mobil putih dinasnya.
Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Lawu, BPBD Koordinasi ke Bupati Karanganyar terkait Upaya Water Bombing
Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Lawu Bertambah Luas Dua Kali Lipat, Jadi 20 Hektare
Terlihat Juliyatmono mengenakan atasan putih dengan bawahan gelap.
Nampak, Juliyatmono mengenakan topi pendaki gunung.
Setelah itu, Juliyatmono langsung masuk ke dalam bangunan tersebut.
Terlihat Bupati Karanganyar ini bertemu dengan sejumlah orang di sana.
Water Bombing Dimulai
Sebelumnya, opsi melakukan water bombing untuk penanggulangan kebakaran hutan Gunung Lawu sudah dimulai.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah telah melakukan koordinasi perihal itu.
Apalagi, helikopter water bombing saat ini sudah berada di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Proses water bombing pun mulai dilakukan secara berkala.
PJ Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengatakan penggunaan water bombing untuk pemadaman kebakaran hutan Gunung Lawu diperlukan agar luasan lahan terdampak tidak bertambah.
Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Lawu, BPBD Koordinasi ke Bupati Karanganyar terkait Upaya Water Bombing
Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Lawu Bertambah Luas Dua Kali Lipat, Jadi 20 Hektare
Termasuk di wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
"Kami sudah meminta kebakaran sudah meluas, yang berasal dari Ngawi dan merembet ke Kabupaten Karanganyar," ucap Nana saat kunjungan kerja di Kota Solo, Rabu (4/10/2023).
"Kami sudah koordinasi terus untuk water bombing dan per hari ini sudah dimulai water bombing di Kabupaten Karanganyar," tambahnya.
Adapun Pemprov Jateng juga tidak menutup kemungkinan status tanggap darurat ditetapkan untuk insiden Kebakaran Hutan Gunung Lawu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar telah mengusulkan status tanggap darurat Kebakaran Hutan Gunung Lawu.
"Sehingga, kabupaten Karanganyar sudah menentukan status, dan dari provinsi sudah menentukan dan sudah dikoordinasikan awal," ucap Nana, Rabu (4/10/2023).
(*)
Kebakaran Hutan Gunung Lawu
Kebakaran Gunung Lawu
Kebakaran Hutan
Karanganyar
TribunBreakingNews
Bupati Karanganyar
Juliyatmono
Bupati Juliyatmono
Di Balik Pemadaman Kebakaran Hutan Gunung Lawu : 12 Pohon Ditebang, Lancarkan Water Bombing |
![]() |
---|
Perbaikan Pipa Terdampak Kebakaran Hutan Gunung Lawu : Sepanjang 3 Km, Pakai 750 Pipa PVC |
![]() |
---|
Nasib Jalur Pendakian Gunung Lawu Usai Kebakaran Hutan Gunung Lawu : Ditutup, Warga Tak Boleh Naik |
![]() |
---|
Nasib Status Tanggap Darurat Kebakaran Hutan Gunung Lawu Karanganyar : Berakhir 16 Oktober 2023 |
![]() |
---|
Rencana BPBD Karanganyar usai Kebakaran Hutan Gunung Lawu Padam : Bakal Ada Penghijauan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.