Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Bullying Pelajar di Sambungmacan Sragen

KONDISI Siswi Kelas 3 SMP, Korban Bullying Pelajar di Sragen: Tidak Trauma, Bersekolah Seperti Biasa

S, korban aksi dugaan bullying atau perundungan saat ini masih bersekolah seperti biasa.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Instagram Info Cegatan Wilayah Sragen
Tangkapan layar dugaan aksi perundungan atau bullying yang diduga terjadi di wilayah Sambungmacan, Sragen. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - S, korban aksi dugaan bullying atau perundungan di kawasan jembatan perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen saat ini masih bersekolah seperti biasa.

Aksi tersebut dilakukan oleh seorang remaja putri berinsial A.

Korban diketahui merupakan siswi kelas 3 SMP. 

Dia bersekolah di salah satu sekolah kawasan Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen. 

Sementara A, sosok terduga pelaku bullying, merupakan eks peserta didik di sekolah yang sama dengan S.

A mengundurkan diri saat masih di kelas 2 SMP semester 1 atau ganjil.

Kondisi korban bullying pelajar di Sambungmacan Sragen itu disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP tempat korban bersekolah, Teguh Hartadi.

Teguh mengatakan korban tidak mengalami trauma setelah kejadian aksi dugaan bullying yang dialaminya. 

Baca juga: Aksi Bullying Pelajar di Sambungmacan Sragen : Terjadi Bulan Agustus 2023, Korban Lupa Tanggalnya

Baca juga: BREAKING NEWS : Pemkab Karanganyar Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran Hutan Gunung Lawu

Korban kini bersekolah seperti biasa dan tidak mengalami kesulitan di sekolah.

"Tidak trauma, justru dengan saya dekat, anaknya memang kecil, tidak pendiam, anaknya aktif," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (4/10/2023).

"Bergaul dengan teman-temannya banyak, komunikasi dengan guru juga baik," sambungnya.

Ia melanjutkan korban tidak mengalami luka akibat kekerasan fisik yang ia terima.

"Tidak ada yang terluka, itu kejadiannya juga Agustus, sekarang sudah Oktober," jelasnya.

(*)


 
 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved