Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Bullying Pelajar di Sambungmacan Sragen

Perilaku Bullying Yang Diterima Siswi Kelas 3 SMP di Sragen : Korban Dirundung 3 Kali, Pelaku Sama

Aksi dugaan bullying atau perundungdan yang dialami S, siswi kelas 3 SMP di Kabupaten Sragen, tidak hanya sekali terjadi.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Instagram Info Cegatan Wilayah Sragen
Tangkapan layar dugaan aksi perundungan atau bullying yang diduga terjadi di wilayah Sambungmacan, Sragen. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Aksi dugaan bullying atau perundungdan yang dialami S, siswi kelas 3 SMP di Kabupaten Sragen, tidak hanya sekali terjadi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP tempat korban belajar, Teguh Hartadi mengatakan total korban mengalami aksi dugaan bullying sebanyak 3 kali.

Tiga aksi dugaan bullying itu dilakukan pelaku yang sama yakni A.

"Dia (korban) itu tiga kali dilakukan seperti itu sama si A, dua kali di Gawan, dan satu kali di Jembatan Pajang, jembatan perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (4/10/2023).

Baca juga: PERILAKU Bullying Pelajar di Sragen : Tak Hanya Ditendang, Korban Dapat Ancaman Bila Tak Kasih Uang 

Kepada Teguh, korban menceritakan pemicu perundungan itu terjadi.

"Saya tanya kepada korban, korban mengatakan satu, saya lewat itu melirik, dikira nantang," jelasnya.

"Dua, itu katanya si S mau dipinjemin uang, tapi si anak saya tidak punya uang, adanya Rp 10.000, saya tanya dikasih atau tidak, dia bilang dikasih, karena takut diancam," sambungnya.

Aksi perundungan itu tidak membuat korban mengalami trauma atau luka fisik.

Baca juga: Aksi Bullying Pelajar di Sambungmacan Sragen : Terjadi Bulan Agustus 2023, Korban Lupa Tanggalnya

Korban kini sudah bersekolah seperti biasa.

Menurut Teguh, korban adalah sosok yang aktif dan akrab dengan guru dan teman-temannya.

Korban bukan sosok yang pendiam, dan kondisi fisik korban kurus.

"Anaknya tidak trauma, justru dengan saya dekat, anaknya memang (tubuh) kecil, tidak pendiam, aktif, bergaul dengan teman-temannya banyak, komunikasi dengan guru juga baik,' pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved