Pemilu 2024
Ganjar Pranowo Kritik Jokowi, PKS Pertanyakan Kemana Saja Capres PDIP Itu Selama 9 Tahun Belakangan
Seperti diberitakan sebelumnya, Ganjar Pranowo memberikan rapor merah penegakan hukum era Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini menanggapi pernyataan calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo yang mengkritik penegakan hukum di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Seperti diberitakan sebelumnya, Ganjar Pranowo memberikan rapor merah penegakan hukum era Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Jazuli. kritikan Ganjar Pranowo kepada Presiden Jokowi itu tidak relevan.
Baca juga: Orasi Ilmiah di Lumajang, Yenny Wahid Sebut Ganjar-Mahfud Beri Perhatian Khusus untuk Para Santri
Lantaran kata dia, yang berhak menyatakan hal itu adalah PKS yang sudah 10 tahun beroposisi.
Jazuli menduga kritikan Ganjar kepada Jokowi itu hanya karena kecewa tidak mendapat dukungan di Pilpres 2024.
Padahal sebelumnya, Ganjar sempat terus memuji pemerintahan Presiden Jokowi.
"Kalau PKS sih, kalau pondasi kritik 5 tahun 10 tahun ini sudah oposisi. Jadi kritiknya itu bukan gara-gara kecewa. Kritiknya tuh objektif yang dilakukan. Jangan kemarin puji-puji, sekarang maki-maki hanya karena tidak didukung. Kalau PKS itu nggak gitu," kata Jazuli, Selasa (21/11/2023).
Jazuli mengklaim, PKS berbeda dengan Ganjar yang baru-baru ini melemparkan kritik kepada Jokowi.
Sebab kata dia, PKS konsistem memberikan evaluasi terhadap pemerintahan Jokowi setiap 5 tahun sekali.
"Kita buat buku putih. Ada buku putihnya. Jadi sisi hukum, sisi demokrasi, itu kan mengalami penurunan. Itu bukan bahasa saya lho, silakan cek di lembaga internasional. Kualitas demokrasi Indonesia mengalami penurunan, kualitas penegakan hukum juga mengalami penurunan," katanya.
Dia pun mempertanyakan alasan Ganjar baru melontarkan kritik kepada Presiden Jokowi setelah tidak mendapatkan 'endorsement' di Pilpres 2024.
Sebab seharusnya Ganjar juga mengkritisi 9 tahun terakhir kepemimpinan Jokowi.
Baca juga: Anies-Cak Imin Diskusi Terbuka di Edutorium UMS Solo, Sejumlah Tokoh Parpol Turut Hadir
"Saya tidak mau menilai hati orang. Tapi kalau jujur, kenapa dia (Ganjar) baru bilang begitu?" tanya Jazuli.
Diketahui, Ganjar Pranowo sebelumnya mengkritik penegakan hukum era Jokowi dengan mengatakan nilai rapor penegakan hukum dan hak asasi manusia (HAM) di pemerintahan Jokowi jeblok.
Ganjar dalam beberapa acara sempat menyebut nilai rapor penegakan hukum mencapai tujuh atau delapan.
Tetapi saat ini dia hanya memberikan rapor bernilai lima.
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.