Pemilu 2024
Jokowi Hanya Tersenyum Tanggapi Sindiran Megawati, Pengamat Sebut Pilihan yang Bijak
Senyum Jokowi ini ditanggapi berbeda oleh pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - Pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yabg menyebut penguasa saat ini seperti masa Orde Baru menjadi sorotan publik.
Pernyataan Megawati itu bahkan sudah sampai ke telinga Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Meski demikian, Jokowi enggan menanggapi lebih lanjut dan hanya memberikan senyuman.
Baca juga: Megawati Sindir Ada Penguasa Seperti Orde Baru, Jokowi Cuma Tersenyum Kecil
Senyum Jokowi ini ditanggapi berbeda oleh pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin.
Menurutnya, apa yang dilakukan Presiden ke-7 Indonesia itu sudah tepat.
Sebab apabila Jokowi menjawab sindiran dengan sindiran maka berpotensi menimbulkan kegaduhan.
"Karena tidak semua pernyataan perlu ditanggapi oleh Jokowi dan itu haknya Jokowi."
"Diam dan tidak menjawab mungkin untuk saat ini lebih tepat karena kalau menjawab akan semakin meluas persoalannya, bisa saling tuding," kata Ujang saat dimintai tanggapannya, Rabu (29/11/2023), dikutip dari TribunJakarta.com.
Baca juga: Temukan ASN Boyolali Tak Netral di Pemilu 2024? Laporkan ke Satgas, Bakal Ditindak
Dirinya juga menangkap ada sinyal Jokowi tidak mau berhadapan langsung dengan Megawati.
"Dengan tidak berkomentar artinya kelihatannya Jokowi juga tidak mau berhadapan langsung atau head-to-head membantah apa yang disampaikan Megawati," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi enggan menanggapi pernyataan Megawati selepas mengikuti acara Gerakan Tanam Pohon Bersama di Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur yang diselenggarakan kemarin.
"Saya tidak ingin memberi tanggapan," kata Jokowi, Rabu.
Baca juga: Gegara Pemilu, Simpatisan Bisa Alami Stres, Wadir RSJD Solo : Peran Keluarga Sangat Dibutuhkan
Adapun sindiran itu dilontarkan Megawati Soekarnoputri dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD seluruh Pulau Jawa, Senin (27/11/2023) sore.
"Kamu (penguasa) mesti liat perundangan bolehkah kamu menekan rakyatmu, bolehkah kamu memberikan apa pun juga kepada rakyatmu tanpa melalui perundangan yang ada di RI ini?" kata Megawati.
Megawati dalam momen itu juga mengungkapkan kejengkelannya melihat dinamika politik saat ini.
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.