Inilah Alasan Mengapa Wanita Lebih Berisiko Kena Ambeien
Bukan mitos, ternyata ini penjelasan mengapa wanita lebih berisiko mengalami ambeien dariapada pria.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perempuan disebut lebih berisi terkena penyakit ambeien. Ternyata hal itu bukan sekedar mitos, melainkan ada penjelasannya.
Dokter spesialis RS JIH Solo, dr Nurfathonah, Sp. B., M.Kes., FICS., FINACS, menjelaskan alasan kenapa perempuan lebih berisiko terkena ambeien.
Diketahui, penyakit ambeien merupakan penyakit munculnya bengkak pembuluh darah pada bagian anus. Ada sejumlah kebiasaan buruk yang dapat memicu misalnya tekanan.
Baca juga: Kapan Pengidap Ambeien Harus Dioperasi? Ini Penjelasan Dokter Spesialis RS JIH Solo
"Kalau perempuan ya wanita hamil. Di perut ada bayi sehingga peningkatan tekanan. Saat melahirkan juga harus mengedan. Itu risiko tinggi," terang dia kepada TribunSolo.com, Selasa (5/12/2023).
Selain itu, faktor kebiasaan yang meningkatkan risiko terkena ambeien yakni kurangnya berolahraga, terlebih apabila seseorang memiliki berat badan lebih.
Menurut dia, sejumlah hal bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya ambeien maupun mencegahnya agar tidak kambuh.
"Faktor risikonya dihindari, seperti kebiasaan mengeden karena bab keras. Misalnya dengan konsumsi makanan beserat dan minum banyak air putih," jelasnya.
Baca juga: Cara Mencegah Ambeien Tidak Kambuh Lagi, Dokter Spesialis RS JIH Solo Bagikan Tipsnya
Selain itu, menurutnya olahraga juga dapat menekan risiko itu. Utamanya untuk seseorang yang kebanyakan aktivitas dilakukan dengan duduk seperti pekerja kantoran.
Menurut dia, kebiasaan sering duduk itu juga harus diimbangi dengan olahraga. Selain itu bantalan di kursi juga bisa diganti dengan yang lebih empuk.
"Bisa juga karena sering nongkrong di wc, padahal belum waktunya, itu juga ada buruk bikin ngeden juga. Utamanya toilet duduk," paparnya. (*/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Dokter-JIH-Solo-dr-Nurfathonah.jpg)