Klaten Bersinar
Selamat Datang diĀ KlatenĀ Bersinar

Insiden Konvoi PDIP di Boyolali

Simpatisan Ganjar-Mahfud Boyolali yang Opname Bertambah, Alami Pendarahan di Mata

Simpatisan Ganjar yang jadi korban pengeroyokan anggota TNI bertambah. Dia dirawat inap di rumah sakit karena pendarahan mata.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Sejumlah karangan bunga terpasang di RSUD Pandan Arang Boyolali, Minggu (31/12/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Simpatisan Ganjar-Mahfud yang terluka dan dirawat di rumah sakit akibat penganiayaan oknum TNI Yonif 408 Boyolali bertambah.

Sebelumnya, hanya 2 relawan Ganjar-Mahfud yang dirawat inap di RSUD Pandan Arang Boyolali pasca insiden yang terjadi pada Sabtu (30/12/2023) lalu.

Yanuar, yang semula menjalani rawat jalan, akhirnya dilarikan lagi ke RSUD Pandan Arang Boyolali.

Dia kembali dibawa ke rumah sakit, Senin (1/1/2024).

Itu setelah, keluarga melihat ada pendarahan di mata warga Desa Randusari, Kecamatan Teras.

"Keluarga tak mau ambil resiko, kemudian dibawa ke rumah sakit. Oleh pihak rumah sakit, (korban) diminta rawat inap," kata Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Boyolali, Susetya Kusuma Dwi Hartanta, Selasa (2/1/2024).

Penganiayaan yang dilakukan saat Capres Ganjar ke Boyolali itu mengakibatkan Arif Diva Ramandani (20) dan Slamet Andono (26) mengalami luka-luka dan harus di rawat inap di RSUD Pandan Arang Boyolali.

Kedua warga Desa Genting, Kecamatan Cepogo itu dirawat di ruang Empu Bharada, Gedung Merbabu.

Baca juga: Ganjar Sebut Internet Gratis Lebih Bermanfaat Ketimbang Makan Gratis : Bisa Fasilitasi Kreativitas

Arif Diva Ramandani dirawat di kamar 13, sementara Andong di kamar 14.

"Untuk Diva (Arif Diva Ramandani) Kondisinya sudah semakin membaik. Tapi dia bercerita rahangnya yang masih sakit," kata Titut.

Sementara Slamet Andono kondisinya masih sama.

Luka di wajah masih terlihat jelas.

Dia pun kerap menghabiskan waktu untuk istirahat.

Dia pun belum bisa banyak berkomunikasi.

"Belum lancar. Kita (ajak) ngobrol, tapi pasti langsung tidur," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved