Pemilu 2024
Sosok Marzuki Mustamar, Kiai yang Dicopot PBNU dari Jabatan Ketua PWNU Jatim
Soal pencopotan jabatan Marzuki ini juga sudah dikonfirmasi Mantan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdus Salam Shohib atau Gus Salam.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - KH Marzuki Mustamar dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.
Pencopotan KH Marzuki Mustamar ini pun menuai sorotan publik lantaran dianggap kental nuansa politis.
Soal pencopotan jabatan Marzuki ini juga sudah dikonfirmasi Mantan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdus Salam Shohib atau Gus Salam.
Baca juga: Megawati Minta Pendukung Ganjar-Mahfud MD Tak Percaya Survei, Fokus ke Akar Rumput
Dia mengatakan, pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang itu dicopot dari jabatannya setelah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar pertemuan di Surabaya, Rabu (27/12/2023).
Pencopotan KH Marzuki Mustamar ini pun dikatakannya sudah sesuai pernyataan Ketua Umum PBNU dalam forum.
"Statemen Ketum PBNU tadi malam di hadapan PCNU se-Jatim," kata Gus Salam. Kamis (28/12/2023), dikutip dari Kompas.com.
Sebelumnya, pada 29 Desember 2023, Marzuki Mustamar sudah menunjukkan surat pemberhentian dirinya sebagai Ketua PWNU Jatim.
Baca juga: Viral Anies Baswedan Dikira Jualan Kacamata saat Perdana Live di TikTok : Kacamata Etalase Berapa?
Dirinya menunjukkan tiga lembar surat yang ditandatangani oleh empat pejabat PBNU di antaranya Rais Aam KH. Miftachul Akhyar, Katib Aam KH. Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH. Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal Drs. H. Saifullah Yusuf.
"Di situ (surat pemberhentian-red) disebut berdasarkan usulan jajaran syuriah Jawa Timur, yang mengusulkan agar Marzuki diberhentikan, maka PBNu menindaklanjuti itu tadi. Tidak disebutkan Syuriah PWNU mengusulkan saya diberhentikan karena apa, tidak disebut, sehingga kami enggak tahu," kata Marzuki di pondok pesantren Sabilurrosyad, Kota Malang, Kamis, (29/12/2023).
Mengenai isu pemberhentian Kyai Marzuki Mustamar karena dukungan pada capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, yang bersangkutan sudah menyampaikan klarifikasinya.
Dia menjelaskan bahwa dalam setiap ceramahnya dirinya bersikap netral sesuai arahan PBNU.
Baca juga: Mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani Dukung Anies-Cak Imin, Golkar : Hak Politik, Kita Hormati
Surat tertanggal 16 Desember 2023 itu hanya menjelaskan 3 poin di antaranya tentang Perpanjangan Masa Khidmat dan Perubahan Susunan PWNU Jawa Timur Antar Waktu dengan disertai ucapan terima kasih atas pengabdiannya.
Poin kedua surat tersebut berisikan amanat kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur untuk segera menindaklanjuti keputusan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Apabila dalam penetapannya terdapat perubahan dan/atau kekeliruan, Surat Keputusan ini akan ditinjau kembali,” bunyi poin ketiga dari surat keputusan PBNU.
Profil KH Marzuki Mustamar
Melansir laman pwnujatim.or.id, Kamis (4/1/2024), KH Marzuki Mustamar lahir di Blitar, 22 September 1966 dari orangtua Kyai Mustamar dan Nyai Siti Jainab.
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.