Berita Solo
Terus Genjot Pembangunan di Kota Solo, Gibran Bakal Lepas Tanah & Bangunan yang Tak Produktif
Menurut Gibran, Pemkot Solo harus lebih adaptif dengan perkembangan zaman termasuk bisa berkolaborasi dengan banyak pihak terkait pembangunan.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan bakal terus melanjutkan pembangunan di Kota Solo.
Hal ini disampaikan tatkala banyak pihak-pihak yang panas karena niatannya tersebut.
Menurut Gibran, Pemkot Solo harus lebih adaptif dengan perkembangan zaman termasuk bisa berkolaborasi dengan banyak pihak terkait pembangunan.
Termasuk melepas tanah dan bangunan tak produktif untuk diubah menjadi lahan produktif.
"Solo ini jadi pemerintah yang adaptif kolaboratif. Terbuka dengan segala bentuk kerjasama, tanah-tanah bangunan yang tidak produktif segera dilepas segera dikerjasamakan biar jadi bangunan yang produktif," urainya, saat rapat Konsolidasi Publik Rancangan Awal RPJPD Kota Solo 2025-2045 di Solo Paragon Hotel, Kamis, (4/1/2024).
"Monggo, mungkin sekarang banyak orang-orang yang lagi panas sama saya, tapi mohon maaf ini akan saya genjot terus," sindir Gibran.
Dia juga mengingatkan agar pemimpin Kota Bengawan setelahnya tidak alergi kerjasama dengan pihak swasta.
Gibran berpendapat bahwa pembangunan tidak akan berjalan sesuai rencana bila tak menggandeng pihak swasta.
Baca juga: Gibran Keceplosan Bongkar Bahan Debat Cawapres Mendatang, Soal Apa?
Baca juga: Program Susu Gratisnya Dikritik Cak Imin, Gibran Justru Berterima Kasih & Bakal Evaluasi
"Jangan sampai nanti pemimpin (Solo) yang ke depan, kepala daerah yang ke depan itu alergi kerjasama dengan swasta. Menutup diri, apa-apa pengen dikerjakan sendiri, mohon maaf ya, nggak mungkin jalan," ujar Gibran di hadapan tamu undangan.
Di masa kepemimpinannya, Gibran pun menerangkan ada sejumlah proyek yang berjalan lantaran menggandeng pihak swasta seperti Solo Safari hingga Solo Techno Park (STP).
"Makanya itu techno park harus kerjasama dengan swasta, Jurug kerja sama dengan swasta, Balai Kambang yang bentar lagi jadi harus kerja sama dengan swasta," sambungnya.
Selain berkolaborasi dengan swasta, Gibran juga berpesan agar Pemkot Solo bisa membuka kerjasama dengan pemerintah daerah (Pemda) tetangga sekitar Kota Bengawan.
"Perbanyak kolaborasi dengan swasta jangan sampai kita alergi dengan kerjasama-kerjasama lalu juga kerjasama dengan kabupaten sekitar. Ini saya sebut saja Colomadu, Palur, Solo Baru, Tawangmangu ini strategis sekali, harus sering kita ajak ngobrol. Ini Jangan sampai kita bikin event internasional, nasional teman-teman kita tidak kebagian, jangan sampai seperti itu," pungkasnya.
(*)
Biaya Hidup di Kota Solo Murah? Simak Faktor yang Membuat Biaya Hidup di Surakarta Relatif Murah |
![]() |
---|
5 Toko Jas Hujan di Solo Jateng, Sediakan Aneka Jas Hujan Berkualitas dan Harga Bervariasi |
![]() |
---|
Nikmati Pensiun di Solo Jateng, Jokowi Banyak Tawaran jadi Juru Kampanye Calon Kepala Daerah |
![]() |
---|
Saat Kaesang Gendong Bocah Bernama Gibran, Ingatkan ke Warga Kalau Jokowi Sudah Pulang ke Solo |
![]() |
---|
Daftar Tarif Jalan Tol Solo-Klaten, Tak Lagi Gratis Mulai Besok Sabtu 2 November 2024 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.