Berita Menarik

Isu Sri Mulyani Cabut dari Kabinet Ditanggapi Megawati, Sebut Bisa Rugikan Negara

Ketum PDI-P berpandangan bila Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mundur dari Kabinet Indonesia Maju bisa berdampak buruk bagi negara.

TribunSolo.com / Ahmad Syarifudin
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri saat Hajatan Rakyat di Benteng Vastenburg Solo, Sabtu (10/2/2024). 

TRIBUNSOLO.COM - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri akhirnya buka suara terkait isu akan mundurnya menteri-menteri dari PDI-P yang dikabarkan bakal mundur dari kabinet Indonesia Maju.

Tak hanya menanggapi terkait isu menteri-menteri dari PDIP yang dikabarkan mundur, Megawati juga mengungkapkan pandangannya terkait isu ikut mundurnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dari kabinet.

Presiden RI ke-4 tersebut mencontohkan bahwa keputusan mundurnya Menkeu Sri Mulyani justru berdampak buruk bagi Indonesia.

"Kalau semua hanya saya suruh mundur saja yang rugi siapa, bangsa dan negara. Apalagi yang namanya seperti Menteri Keuangan dia itu istilahnya kan tadi yang saya dapat masukan yang dihitung tuh buntungnya lho, jangan untungnya," kata Megawati dikutip dari Kompas TV, Senin (12/2/2024).

Baca juga: Kita Pesta Besar, Janji Megawati Bila Ganjar-Mahfud Menang di Solo, Puan Bilang Jangan Takut

"Kalau kiat itu nanti salah buat what Will be happen to Indonesia. Nah ini kan juga begitu," imbuhnya menegaskan.

Megawati meminta seluruh jajaran menteri dari PDI-P di KIM untuk tetap bertahan hingga akhir kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi saya bilang sama para menteri stay, why karena kalau ada orang yang mau dimasukkan ini kan pasti berebut dong kepingin banget dong segala masuk sopo," ucap dia.

"Itu itung-itungan yang menurut saya sebuah nilai yang seharusnya para pemimpin itu melihatnya juga begitu, bukan untuk kepentingan orang pragmatis. Jadi kalau di situ suruh udah dong pokoknya semuanya lepasin saja gitu terus gimana dong?," terangnya.

Baca juga: Kampanye Ganjar-Mahfud, Megawati Ingatkan Warga, Jangan Kesengsem Milih Orang Hanya Dikasih Bansos

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan atau PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap pembicaraan dari pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan Ketua Umum DPP PDIP dan Sri Mulyani merupakan hal rutin yang sering dilakukan.

Dia menyebut dalam pertemuan tersebut, Megawati dan Sri Mulyani berbicara soal bangsa dan negara.

“Berbicara tentang bangsa dan negara, berbicara tentang fiskal (pendapat negara) itu merupakan hal penting,” kata Hasto Kristiyanto kepada awak media saat acara Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud, di GBK, Jakarta, Sabtu (3/2/2024).

Baca juga: Megawati Jawab Tudingan Bakal Dikte Ganjar jika Jadi Presiden : Tanya Pak Jokowi, Apa Saya Begitu?

Hasto menjelaskan pertemuan berlangsung karena Megawati menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Kemudian Sri Mulyani selaku ketua pengarah ex-officio BRIN.

“Bu Mega kan dalam kapasitas beliau presiden kelima, beliau ketua dewan pengarah Badan Riset Inovasi Nasional di mana Bu Sri selaku Ketua ex-officio,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved