Berita Boyolali

Tradisi Sadranan di Cepogo Boyolali, Lebih Meriah daripada Lebaran Idul Fitri

Sadranan di Boyolali sudah menjadi kegiatan turun temurun. Masyarakat merayakannya bahkan lebih meriah ketimbang idul fitri.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Suasana sadranan di salah satu rumah di Cepogo, Boyolali, Senin (26/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Hanya di Boyolali, setahun 'lebarannya' tiga kali.

Saat hari raya Idul Fitri, Menjelang Puasa atau Bulan Sya'ban dan pada Bulan Safar.

Lebaran menjelang puasa ini hanya terjadi di sebagian besar Kecamatan Cepogo.

Ramai ? Sudah tentu, bahkan lebih ramai ketimbang Idul Fitri.

Para perantau pun juga banyak yang mudik.

Seperti lebaran Idul Fitri, masyarakat juga saling berkunjung.

Yang muda mengunjungi yang tua.

Bahkan, rekan sejawat keluarga atau temannya teman juga boleh berkunjung untuk sekedar silaturahmi.

Tapi ada syaratnya.

Selain wajib menikmati aneka ragam hidangan ringan, juga wajib makan nasi.

Sebab, pemilik rumah sudah menyiapkan hidangan spesial untuk menyambut para tamu yang datang.

Seperti yang terlihat di Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, Senin (26/2/2022).

Baca juga: Sempat Mandek 3 Tahun, Haul Agung Sadranan Sunan Pandanaran Klaten Kembali Diadakan, Ini Prosesinya

Disana, warga saling silaturahmi dengan tetangga dan family.

Di setiap rumah  terlihat suasana gembira.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved