Berita Boyolali
Tradisi Sadranan di Cepogo Boyolali, Lebih Meriah daripada Lebaran Idul Fitri
Sadranan di Boyolali sudah menjadi kegiatan turun temurun. Masyarakat merayakannya bahkan lebih meriah ketimbang idul fitri.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Seperti terlihat di kediaman Muhammad Rohani.
Silih berganti, tetangga, atau kerabat mengunjungi rumahnya.
Tak ada kalimat khusus yang diucapkan tamu.
Suasana hangat pun terjadi saat berbincang-bincang ringan.
Arus lalu lintas di jalan-jalan desa di Sukabumi bisa sampai padat merayap.
Rohani menyebut tradisi sadranan sudah berlangsung turun temurun.
“Keramaiannya melebihi saat lebaran. Bahkan, jalan- jalan macet karena banyaknya pengunjung yang silaturahmi,” katanya.
Camat Cepogo, Dwi Sundarto menambahkan, kegiatan sadranan digelar warga di sejumlah desa secara bergiliran.
Pelaksanaannya dilakukan sesuai musyawarah.
"Sadranan ini sebagai upaya menjaga tali silaturahmi dan mempererat persatuan," pungkasnya. (*)
| ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
|
|---|
| Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
|
|---|
| 3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
|
|---|
| Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
|
|---|
| Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-sadranan-di-salah-satu-rumah-di-Cepogo.jpg)