Cobain, Kiat Mengatur Pola Makan Pasca Lebaran dari Dokter RS JIH Solo, Ada Pedoman 'Isi Perutku'

Setelah merayakan hari Idulfitri atau Lebaran, tak sedikit masyarakat yang mengeluh karena berat badan naik.

Tayang:
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Dok RS JIH Solo
KOLASE FOTO : RS JIH Solo (Kiri), Kepala Unit Gizi Rumah Sakit “JIH” Solo, Himaa Aliya (kanan). 

Laporan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Setelah merayakan hari Idulfitri atau Lebaran, tak sedikit masyarakat yang mengeluh karena berat badan naik.

Sudah bukan rahasia lagi, Lebaran selain menjadi momen berkumpul dengan keluarga.

Di hari raya umat Islam itu juga sudah menjadi tradisi untuk icip-icip berbagai makanan maupun camilan yang bervariasi.

Karena konsumsi makanan yang tak terkontrol itu biasanya banyak masyarakat yang mengeluh karena naiknya berat badan.

Lantas bagaimana kiat mengatur pola makan pasca Lebaran ?

Baca juga: 7 Tips Merawat Kulit Tetap Glowing Jelang Lebaran ala Dokter RS JIH Solo

Kepala Unit Gizi Rumah Sakit JIH Solo, Himaa Aliya punya tips agar masyarakat bisa mengatur pola makan setelah Idul Fitri.

Menurut Himaa, yang pertama harus dilakukan untuk mengatur pola makan setelah Lebaran adalah dengan pengendalian diri.

"Tentunya yang pertama itu pengendalian diri, karena pengedalian diri ini sangat penting," ungkap Himaa saat ditemui TribunSolo.com.

"Jangan sampai momen lebaran itu menjadi momen balas dendam karena kita sudah menjalankan puasa selama satu bulan," tambahnya.

Tak hanya itu saja, Himaa menyarankan agar masyarakat juga mengikuti tips yang telah dibuat oleh Kementerian Kesehatan untuk mengatur pola makan.

Tips tersebut diberi nama 'Isi Piringku' yang menggambarkan porsi makan yang berisi dalam satu piring.

Isi Piringku merupakan pedoman yang disusun oleh Kementerian Kesehatan untuk mengampanyekan konsumsi makanan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang.

"Nah yang kedua, usahakan mengkonsumsi makan sesuai dengan konsep isi piringku," tutur Himaa.

"Kementerian Kesehatan sudah merekomendasikan konsep Isi Piringku, dimana sudah ada karbohidrat, lauk pauk yang mengandung sumber protein, kemudian serat dari buah dan sayur yang mengandung vitamin dan mineral," sambungnya.

Baca juga: Tips & Trik Atasi Sariawan Saat Puasa ala Dokter RS JIH Solo, Sahur Lebih Afdal

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved