Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Seleb

Meski Nampak Semringah, Sandra Dewi Diduga Alami Depresi Pasca Suami Jadi Tersangka Korupsi

Sebagai publik figur seharusnya Sandra Dewi tak menutup kolom komentar jika memang tak merasa terlibat dalam pusaran kasus korupsi suaminya.

|
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Kolase/Kompas.com dan Instagram
Momen Sandra Dewi Pose Jari Hati 

TRIBUNSOLO.COM - Sandra Dewi diduga alami depresi setelah menutup akun Instagram-nya baru-baru ini.

Hal itu diungkapkan oleh Subdaria Nuka, perwakilan dari Pendekar Hukum Pemberantasan Kourupsi (PHPK).

Ia juga menyebut, hilangnya akum Instagram Sandra Dewi itu dianggap kurang elok.

Baca juga: Viral Panda Fu Bao Dipulangkan ke Cina, Netizen Korea Selatan Bikin Petisi Minta Fu Bao Balik Lagi

"Menurut kami PHPK terkait hilangnya akun si Sandra Dewi, menurut kami sebagai bentuk yang kurang elok ya kurang pantas," ujar Subdaria Nuka.

Melihat hal tersebut, Subdaria menilai Sandra Dewi depresi karena mendapatkan hujatan dari para netizen.

"Ditambah lagi sebelum akunnya hilang yang bersangkutan kan menutup kolom komentar."

"Kalau menurut kami, pastinya karena merasa depresi mungkin ya karena luar biasa sekali komentar-komentar netizen kita yang sangat getol ketika ada kasus-kasus seperti ini," terangnya.

Soal Sandra Dewi yang menutup kolom komentar, pihak PHPK juga menyebut hal tersebut tak pantas dilakukan oleh sang artis.

Baca juga: Irfan Hakim Ajak Umi Pipik Besanan, Ingin Abidzar Al Ghifari Jadi Menantu

"Pada saat sebelum akun hilang pun, pada saat yang bersangkutan menutup kolom komentar itu sebenarnya tidak elok," katanya.

Lantas ia menyayangkan atas apa yang dilakukan Sandra Dewi.

Dikatakan Subdaria, bahwa sebagai publik figur seharusnya Sandra Dewi tak menutup kolom komentar jika memang tak merasa terlibat dalam pusaran kasus korupsi suaminya.

"Harusnya nya sebagai publik figur ataupun kalau memang yang bersangkutan tidak mengetahui atau tidak terlibat dalam kasus ini, sudah sepatutnya dan sewajarnya dia tidak usah menutup kolom komentar," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved