Berkat Peserta Tertib dan Panitia Sat-set, UKW PWI di Solo Pecahkan Rekor : 1 Jam Sertifikat Terbit
Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul Alim, merasa bangga dengan kinerja kepanitian pusat dan daerah yang serius menyiapkan prosedur administrasi.
“UKW yang dilaksanakan PWI Surakarta, daerah pertama yang memiliki data tanpa revisi. Sebelumnya juga ada UKW di PWI Sumut dan Sumsel, termasuk cepat sesuai standar dari Dewan Pers, walaupun ada revisi, namun masih lebih cepat dari daerah-daerah lain,” katanya.
Dikatakan Firdaus, dengan input data dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan input laporan hasil, maka bagi peserta UKW yang telah dinyatakan kompeten, selain langsung diproses sertifikat dan kartu UKW juga nama peserta yang bersangkutan bisa langsung terdaftar di laman Dewan Pers.
Baca juga: Buka Pra-UKW 2024, Ketua Umum PWI Ingatkan Wartawan Pentingnya Manajemen Waktu
Bagi Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) PWI dalam proses pengelolaan UKW sesuai ketentuan Standar Kompetensi Wartawan (SKW), maksimal 7 hari harus sudah selesai.
Hal ini juga berlaku bagi Dewan Pers, di mana akan mempermudah pendataan wartawan yang telah kompeten.
Dia berharap pola semacam ini bisa dilakukan pada UKW-UKW yang lain, sehingga pendataan di Dewan Pers bisa cepat dan efektif.
Dan sertifikat UKW bisa segera diterbitkan karena tidak ada revisi lagi. Semua persyaratan sudah lengkap 2 pekan sebelum pelaksanaan.
Baca juga: Ketua Komisi Kompetensi Wartawan PWI Beberkan Manfaat Jurnalis Ikuti UKW
"Luar biasa ini PWI Surakarta dengan pesertanya. Dua Minggu sebelumnya administrasi sudah clear, sudah disetuji Dewan Pers. Kemudian tidak ada revisi lagi setelah UKW, jadi bisa langsung terbit sertifikat UKW-nya. Jadi kuncinya tertib," terang dia.
Firdaus menambahkan, bahwasanya UKW di Surakarta tercepat sepanjang sejarah.
Semenjak diberlakukan sistem aplikasi. Bahkan UKW Muda dan Madya PWI di Kota Bangawan ini, pecahkan rekor.
"Ini pecah rekor. UKW tertertib administrasi dan tercepat dalam penerbitan UKW. Satu jam setelah ditutup sertifikat sudah terbit," ungkap dia.
Sekjen PWI Pusat, Sayid Iskandsyah yang hadir membuka dan mema tau UKW di Solo mengapresiasi penyelenggaran UKW di Solo kali ini.
Baca juga: PLN dan PWI Gelar Ngobrol Bareng Pariwisata Solo, Dukung Wisata Solo Semakin Menyala
Tak hanya lulus 100 persen, tetapi berdasarkan pengamatannya saat membuka UKW tersebut, bahkan tercepat dalam penerbitan sertifikat.
Dia juga menaruh harapan dengan program UKW bisa menciptakan wartawan-wartawan andal dan berkompeten.
"Ini janji kami selama kepengurusan. Ingin terus menggelar UKW agar meningkatkan profesionalisme teman-teman wartawan di lapangan. Jika sudah UKW dan lulus, berarti kompeten dalam tugas kewartawannya. Tapi jangan berhenti di situ, terus memacu kerja-kerja jurnalistik yang berkualitas," harap dia.
Sementara Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul Alim, merasa bangga dengan kinerja kepanitian pusat dan daerah yang serius menyiapkan prosedur administrasi secara tertib.
| Sekda Jateng Sumarno Ajak PWI Persatuan Wartawan Indonesia Turut Ciptakan Kondusivitas Wilayah |
|
|---|
| Gubernur Ahmad Luthfi Ungkap Peran Penting Pers Bagi Pemerintahannya |
|
|---|
| Jadi Tuan Rumah Pengukuhan PWI, Wakil Wali Kota Astrid: Pergerakan Pers Nasional Dimulai dari Solo |
|
|---|
| Dukung Pengukuhan Pengurus PWI di Monumen Pers Solo, Menteri Meutya Hafid: Tempat Bersejarah |
|
|---|
| PWI Pusat Kukuhkan Kepengurusan Baru di Solo, Fokus pada Perkembangan Dunia Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pembukaan-UKW-PWI-Surakarta-2024-di-Hotel-Alila-Solo-Jumat-2452024.jpg)