Manfaat Implan Gigi Sebagai Pengganti Gigi Yang Hilang, Simak Penjelasan Dokter RS JIH Solo
Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia RS JIH Solo, Glady Chumaidi mengungkapkan penggunaan implan gigi memiliki manfaat jika dibandingkan prosedur lain.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia RS JIH Solo, dr. Glady Chumaidi, Sp. Pros mengungkapkan penggunaan implan gigi memiliki segudang manfaat jika dibandingkan prosedur-prosedur gigi palsu lain.
Tujuan dari implan gigi agar pasien benar-benar merasakan seperti memiliki gigi asli.
Selain itu juga tidak perlu mengurangi gigi asli seperti dental bridge (jembatan).
“Keuntungannya kita tidak mengurangi gigi sebelahnya. Implan itu seperti merasakan gigi asli,” tuturnya.
Selain itu, jika dibandingkan dengan gigi tiruan lepasan, tentu implan jauh lebih nyaman.
Baca juga: Pilih Implan Gigi Atau Dental Bridge ? Berikut Saran Dokter RS JIH Solo
Gigi tiruan lepasan membuat penggunanya harus rela repot mencopot untuk membersihkan.
“Pasti sangat nyaman. Sudah tidak repot membersihkan lepas pasang dan sebagainya. Sudah seperti gigi asli,” jelasnya.
Hanya saja, memasang implan gigi disarankan untuk pasien di atas 20 tahun dimana pertumbuhan sudah selesai.
Asalkan tidak menderita diabetes, sampai berapa pun umurnya tidak akan menemui masalah.
“Memang implan fungsinya menggantikan gigi asli. Implan kalau bisa dimana pertumbuhan selesai setelah usia 20 tahun. Sampai berapa pun tidak ada batasan,” jelasnya.
Sedangkan untuk pasien di bawah 20 tahun ia menyarankan untuk tidak memasang implan gigi.
Dikhawatirkan implan justru membuat gigi lain tidak seimbang.
“Sebaiknya jangan dulu. Ditunggu aja. Pertumbuhannya masih ada. Yang ditakutkan gigi depan jomplang tingginya,” paparnya.
(*/ADV)
Drama Gugatan Rp120 Juta, Disperinaker Sukoharjo Buka Jalan Damai, Berharap Tita Bisa Balik Kerja |
![]() |
---|
Kasus Gugatan Rp 120 Juta, Disperinaker Sukoharjo Pertemukan Tita dengan Mantan Bosnya Pekan Depan |
![]() |
---|
Kasus Tita Digugat Rp120 Juta di PN Boyolali Berakhir Niet Ontvankelijke Verklaard, Apa itu? |
![]() |
---|
Kena Gugat Rp 120 Juta oleh Mantan Bos, Tita Penjual Roti Nastar Diminta Lapor Ke Disperinaker |
![]() |
---|
Keseharian Tita Warga Boyolali Digugat Rp120 Juta oleh Mantan Bos, Hidup dengan Ibu Kakak Tanpa Ayah |
![]() |
---|