Viral

Viral Suporter Digetok Tarif Parkir Rp 25 Ribu per Motor di JIS, Dishub DKI Beri Tindakan

Pada video yang beredar tampak pemuda tersebut heran dengan tarif parkir yang tidak masuk akal.

Capture Instagram
Viral suporter parkir di Jakarta International Stadium dengan tarif tak masuk akal Rp 25 ribu per motor. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anggota suporter The Jakmania mengeluhkan soal besarnya tarif parkir di seberang Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta Utara viral di media sosial.

Pada video yang beredar tampak pemuda tersebut heran dengan tarif parkir yang tidak masuk akal.

Baca juga: Viral Siswi SD Dibully Kakak Kelas hingga Diancam Dibunuh, Kepsek: Saya Pingsan Lihat Videonya

Juru parkir liar yang mengelola lahan parkir di seberang JIS diungkapkannya mengetoknya dengan tarif Rp 25.000 per sepeda motor.

Meskipun tarif tersebut dinilainya sangat besar, banyak pengunjung JIS terpaksa memarkirkan kendaraannya di area parkir liar tersebut.

Alasannya JIS tidak menyediakan area parkir untuk kendaraan pribadi.

"Demi Allah ya, ini JIS nih, ini situasi parkiran di JIS, memang stadion JIS suportnya buat kendaraan umum bukan buat kendaraan pribadi," kata pria berkaos merah yang memviralkan.

"Lu mau tahu enggak yang istimewa apa?, ini harga parkirannya nih (nunjukin kertas parkir) kelihatan enggak? Rp 25.000 kalah karyawan (gajinya)," tambahnya.

Terkait viralnya video tersebut, Kepala Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Aji Kusambarto menanggapi keluhan soal biaya parkir liar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, dipatok harga Rp 25.000.

"Yang Rp 25.000 itu ya? Itu sih parkir enggak resmi. Karena dari tiketnya saja bukan tiket yang resmi," ujar Aji saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (31/5/2024).

Aji mengatakan, pihaknya akan segera menelusuri parkir liar tersebut dengan menurunkan anggota untuk melakukan penertiban.

"Iya (akan kami ditelusuri), ini kan kalau enggak salah sifatnya kan situasional, mungkin karena ada event di JIS ya. Saya sudah menurunkan anggota untuk cek di lapangan, nanti kami akan lakukan penertiban," imbuhnya.

Aji menuturkan, pihaknya juga bakal berkoordinasi dengan Dishub DKI dan Sudin Jakarta Utara.

Baca juga: Viral Aksi Penyerangan di SMPN 1 Kasihan Bantul, Satpam Sekolah Jadi Korban

Pernah sampai Rp 50 ribu per motor

Sementara itu, Kasi Operasional Kepala Seksi Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Kasi Ops LLAJ), Ikhwan Purnama menyatakan, hal itu terjadi karena warga "mencari untung" dari sebuah acara.

"Setiap ada konser atau apa (acara lain), pasti seperti itu (menarifkan parkir dengan harga tinggi), warga mencari untung," kata Ikhwan saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Jumat (31/5/2024).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved