WAWANCARA EKSKLUSIF
Sosok Ilyas Akbar, Bacabup Karanganyar Jateng yang Tak Pernah Dimarahi Sang Ayah
Ilyas Akbar Almadani diketahui merupakan putra dari Bupati Karanganyar dua periode yakni Juliyatmono.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sosok Ilyas Akbar Almadani (26) yang diketahui hendak maju dalam Pilkada Karanganyar 2024 mendatang, menarik perhatian.
Salah satunya karena Ilyas merupakan putra dari Bupati Karanganyar sebelumnya yakni Juliyatmono.
Kepada TribunSolo.com, Ilyas menceritakan sederet kisah dirinya dengan sang ayah.
Selama Juliyatmono menjabat sebagai Bupati Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani mengaku jarang bertemu dengan yang bersangkut.
Meskipun demikian, ia mengungkapkan kenangan Ilyas Akbar Almadani bersama ayahnya mulai anggota DPRD Karanganyar, Bupati Karanganyar hingga terpilih sebagai Anggota DPR RI terpilih di Pileg 2024 tak tergantikan.
Dalam Podcast TribunSolo.com, Ilyas mengaku tidak ada perbedaan sebelum maupun sesudah menjabat sebagai Bupati Karanganyar.
"Bapak saya menjadi bupati saat saya SMA Kelas 1, dan tidak ada perbedaan antara sebelum ataupun menjadi gubernur karena jarang ketemu, dan beliau sama-sama sibuk saat jadi anggota DPRD maupun Bupati," kata Ilyas.
Ilyas mengatakan meskipun jarang bertemu, ada kenangan yang selalu diingat dari sosok Juliyatmono.
Kenangan itu yaitu, ayahnya tak pernah memarahinya.
"Saya ingat selalu, pak Juli gak pernah marah kepada saya, mungkin alasannya saya gak tau," ucap dia.
Kemudian dia menceritakan kenangannya bersama ayahandannya saat Kampanye Pemilu 2024 kemarin.
Ia melihat, Juliyatmono tidak terlihat capek saat melakukan safari politiknya.
Bahkan, kata dia, kalau ayahnya akan berkampanye berkeliling ia berangkat hanya bersama supirnya.
"Saya sempat tanya rahasia ayah saya soal tak pernah capek dia membeberkan bahwa bertemu dengan masyarakat menambah spirit," ujar dia.
(*)
| Takut Perceraian Hingga Beban Finansial Tinggi, Jadi Alasan Generasi Muda di Kota Solo Ragu Menikah |
|
|---|
| Angka Pernikahan Solo Turun Tajam 3 Tahun Terakhir, Ternyata Bukan Sekedar Tren Lokal Tapi Dunia |
|
|---|
| Di Balik Sepinya Akad Nikah, Menerka Perubahan Cara Anak Muda Solo Memandang Pernikahan |
|
|---|
| Bebas dari Kasus KA Batara Kresna Sukoharjo, Surya Ogah Kembali Jaga Palang: Trauma & Risiko Besar |
|
|---|
| Bupati Setyo Sukarno Apresiasi Pencapaian Jekek, Akan Terus Berdialog untuk Kemajuan Wonogiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Golkar-karanganyar-Ilyas-2023.jpg)