Peeling Acne untuk Menghilangkan Jerawat, Ketahui Prosedur dan Manfaatnya
Dalam menyembuhkan jerawat ada satu prosedur yang dinamankan peeling acne, berikut penjelasan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS JIH Solo.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS JIH Solo dr. Ayu Astrini, Sp. DVE, FINSDV, FAADV menjelaskan salah satu prosedur untuk menyembuhkan jerawat yakni peeling acne.
Prosedur ini disarankan untuk kondisi jerawat yang banyak.
“Kalau jerawatnya banyak dianjurkan peeling acne,” terangnya.
Peeling adalah jenis perawatan kulit yang menggunakan bahan kimia untuk mengelupas lapisan kulit yang lebih atas.
Prosedur ini dilakukan untuk mengatasi masalah kulit tertentu, seperti jerawat, noda hitam, dan kerutan, serta untuk meremajakan kulit.
“Mengandung BHA (beta hidroksi) dan asam salisilat. Bantu mengeringkan jerawat. Bantu supaya jerawatnya nggak keluar lagi. Supaya untuk mengontrol minyak. Kalau jerawat minyaknya banyak. Sama mengurangi bekasnya,” jelasnya.
Baca juga: Suntik Jerawat untuk Atasi Jerawat Membandel, Apakah Aman? Ini Penjelasan Dokter JIH Solo Jateng
Pada peeling acne, bahan kimia yang digunakan dapat membantu mengurangi produksi minyak di kulit dan membersihkan pori-pori.
Meski hanya mengoles, peeling harus dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan pada kulit.
Sebelum dilakukan peeling, muka pasien dibersihkan dari kotoran dan bekas makeup.
Baru setelah itu pengolesan cairan dilakukan.
“Pasien dicuci mukanya pakai sabun. Kemudian dilakukan peeling dioleskan cairan,” terangnya.
Setelah itu, pasien harus menunggu cairan bekerja. Proses ini dapat berlangsung hingga setengah jam.
“Tunggu sampai 10-30 menit. Habis itu dibersihkan dikasih cream selesai,” tuturnya.
Biasanya setelah peeling, pasien merasa kulit agak kering.
“Tapi insyaallah aman,” jelasnya.
(*)
| Daftar 10 Rumah Sakit di Solo Lengkap dengan Fasilitasnya, Bisa Jadi Referensi Sebelum Berobat |
|
|---|
| Benarkah Makan 3 Butir Kue Nastar Setara dengan Seporsi Nasi? Simak Penjelasan Ahli Gizi RS JIH Solo |
|
|---|
| Gorengan Jadi Makanan Buka Favorit Warga Solo Raya Saat Momen Ramadan, Adakah Dampaknya Bagi Kulit? |
|
|---|
| RS JIH Solo Gelar CSR Ramadan 1447 H, Santuni 50 Anak Yatim |
|
|---|
| Sariawan Saat Sedang Puasa? Ikuti Tips Mengatasinya dari Dokter RS JIH Solo Agar Sahur Lebih Afdol! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/dr-Ayu-Astrini.jpg)