Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kuliner Wonogiri

3 Rekomendasi Kuliner Wonogiri Jateng yang Disebut Legendaris, Ada Geti Wijen hingga Sayur Kuning

Wonogiri memiliki banyak kuliner unik. Ada tiga kuliner yang disebut legendaris di sana, itu mulai dari geti wijen hingga sayur kuning.

Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti
Sayur Kuning Mbok Dayat alias Mbak Emil di Baturetno Wonogiri. 

TRIBUNSOLO.COM - Wonogiri terkenal dengan banyak kuliner khasnya. 

Bahkan, kuliner di sana banyak yang menyebut legendaris. 

Berikut 3 rekomendasi kuliner legendaris Wonogiri Jateng: 

1. Geti Wijen

Geti Wijen merupakan salah satu makanan tradisional khas Wonogiri.

Meskipun berlabel tradisional, geti wijen justru masih banyak diminati.

Salah satu produsen geti wijen di Wonogiri adalah Endarti (39) yang beralamat di Dusun Geneng, Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri Kota.

Rasa geti wijen yakni manis, pedas dan sedikit pahit. Teksturnya kering dan renyah.

Jika tidak suka rasa pahit bisa dicampur dengan kacang dan mete.

Harganya juga cukup terjangkau, tergantung ukuran dan kemasannya.

Di hari biasa satu plastik geti wijen seharga Rp 8.000 hingga Rp 10.000.

Proses pembuatan geti wijen secara tradisional di Wonogiri
Proses pembuatan geti wijen secara tradisional di Wonogiri (Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti)

2. Sayur Kuning Mbah Dayat

Satu dari sekian banyak kuliner legendaris di Wonogiri yang layak dicoba adalah Sayur Kuning Mbah Dayat yang berada di Kecamatan Baturetno.

Menu yang dijual sangat simpel, yakni sayur kuning.

Sayur kuning yang dimaksud yakni campuran pepaya muda dan nangka yang dimasak dengan tambahan kunir sehingga kuah menjadi kuning.

Saat ini, sayur kuning Mbah Dayat sudah diteruskan generasi kedua.

Usaha tersebut kini diteruskan oleh anak dan menantunya, salah satunya adalah Mbak Emil yang merupakan menantu.

"Dari awal jualannya di Pasar Bung Karno itu, kira-kira sudah 60 tahunan berjualan," jelasnya, kepada TribunSolo.com.

Mbak Emil buka mulai subuh di Pasar Bung Karno pada pasaran tertentu, yakni Legi, Pahing dan Wage.

Selain pasaran itu yang berjualan adalah anak Mbah Dayat yang lain, tapi menunya juga sama.

Selain di pasar, Mbak Emil berjualan di rumahnya yang terletak di Dusun Balerejo, Desa Watuagung setiap siang hingga malam.

Harganya bervariasi tergantung lauk yang dipilih, yakni mulai dari Rp3 ribu hingga Rp25 ribu.

Sayur Kuning Mbok Dayat alias Mbak Emil di Baturetno Wonogiri.
Sayur Kuning Mbok Dayat alias Mbak Emil di Baturetno Wonogiri. (Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti)

3. Serabi Kidul Pegadaian

Serabi merupakan makanan yang memiliki cita rasa manis sekaligus gurih.

Kuliner yang termasuk jajanan tradisional Indonesia itu memiliki banyak penggemar.

Di Wonogiri, ada satu rekomendasi lagi serabi yang patut dicoba ketika berkunjung kesana.

Yakni Serabi Kidul Pegadaian yang terletak tepat di samping Kantor Pegadaian Wonogiri.

Serabi Kidul Pegadaian buka setiap hari mulai pukul 03.00 dinihari.

Harganya Rp 1.500 satu biji. Rasanya hanya original saja tidak ada yang lain.

Serabi Kidul Pegadaian Wonogiri
Serabi Kidul Pegadaian Wonogiri (Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti)

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved