Pesilat Hendak Tawuran di Solo
IDENTITAS 12 Pesilat Remaja yang Diamankan Polisi di Solo Jateng, Ada Warga Klaten
Identitas 12 pesilat di Solo Jateng yang ditangkap polisi terungkap. Mereka berasal dari Sukoharjo, Klaten, dan Solo, serta Karanganyar.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 12 orang pesilat diamankan polisi di Solo, Jawa Tengah (Jateng).
Mereka membuat resah warga karena berkumpul di gang kampung.
Para pesilat remaja ini diketahui hendak tawuran.
Berikut identitas 12 pesilat remaja tersebut:
- YO (17) warga Solo
- DA( 17) warga Klaten
- MPA (17) warga Klaten
- DPR (19) warga Sukoharjo
- RAP (21) warga Klaten
- AHI (20) warga Solo
- ALP (21) warga Klaten
- RW (18) warga Sukoharjo
- MA ( 20) warga Klaten
- MDA (21) warga Karanganyar
- IAS (17) warga Klaten
- RPP (18) warga Solo
Para pesilat ini diamankan di sekitar Ringroad Mojosongo, Kota Solo, Minggu (30/6/2024) kemarin sore.
Mereka membuat warga resah karena berkumpul di gang kampung.
Ternyata benar, mereka hendak tawuran dengan perguruan silat lain.
Kasat Samapta Polresta Solo, Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo menjelaskan bahwa setidaknya ada 12 remaja yang diamankan pihaknya karena kedapatan akan tawuran.
Penangkapan 12 pesilat tersebut berawal saat Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta melaksanakan patroli wilayah mendapat informasi dari Call Center Tim Sparta bahwa di Ring road Mojosongo ada sekumpulan remaja dengan jumlah cukup banyak sehingga memenuhi gang di kampung tersebut.
"Dengan keberadaan mereka warga sekitar merasa khawatir dan resah jika nanti terjadi sesuatu hal sehingga melaporkan ke Call center Tim Sparta" ungkap Arfian saat dihubungi, Senin (1/7/2024).
"Mendapat informasi tersebut kemudian Tim Sparta langsung menuju ke lokasi sesuai informasi dari pelapor, sampai di lokasi sekumpulan anak muda tersebut berhamburan melarikan diri dan Tim Sparta melakukan pengejaran dan pencarian kepada sekumpulan anak muda tersebut yang melarikan diri dan berhasil mengamankan 12 orang," tambahnya.
Saat dilakukan penggeledahan didapati temuan sejumlah senjata seperti ketapel berpeluru kelereng hingga double stick yang sengaja dibuang di selokan.
"Setelah berhasil mengamankan 12 orang dari mereka, dilakukanlah penggeledahan dan ditemukan ketapel beserta kelereng dan di selokan di sekitar lokasi di temukan double stick," ungkap Arfian.
Baca juga: 3 Fakta Pesilat di Solo Jateng yang Nyaris Bentrok dengan Warga, Gegara Masalah Sepele
Menurut pengakuan pelaku, mereka merupakan anggota salah satu perguruan silat dan akan melakukan penghadangan terhadap kelompok silat yang berasal dari Kabupaten Karanganyar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.