Berita Klaten

Sempat Viral Bianglala di Pedan Klaten Jateng Berputar Kencang, Ini Respons Pengurus Pasar Malam

Kejadian sendiri terjadi pada Sabtu (29/6/2024) malam di Pasar Malam yang berada di Lapangan Merdeka, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten.

TribunSolo.com/Zharfan Muhana
Wahana bianglala Pasar Malam Eva Ria Jaya di Lapangan Merdeka, Kecamatan Pedan, Klaten pada Senin (1/7/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sempat beredar video viral wahana bianglala berputar kencang tak terkendali, pengurus pasar malam memberikan klarifikasi, Senin (1/7/2024).

Kejadian sendiri terjadi pada Sabtu (29/6/2024) malam di Pasar Malam yang berada di Lapangan Merdeka, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten.

Sebelumnya, terdapat postingan yang memperlihatkan wahana bianglala berputar kencang karena rantai sling putus.

Pengurus Pasar Malam Eva Ria Jaya, Budi Prasetyo membenarkan hal tersebut.

Menurutnya rantai yang putus merupakan hal yang wajar karena pemakaian, namun tidak sampai besi sangkar patah.

"Karena kemarin itu dibesar-besarkan, belum tahu akhirnya bagaimana," ujar Budi saat ditemui TribunSolo.com.

Dikatakan Budi, bila putaran kencang sendiri juga diakibatkan karena beban yang tidak imbang.

Baca juga: 5 Sosok Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Klaten Jateng yang Ikut Fit and Proper Test, Ada Hamenang

"Pemutaran cepat, (juga karena) muatan penumpang yang gak imbang," jelasnya.

Budi menjelaskan, setelah rantai yang putus diganti. Operasional wahana kembali berjalan.

"Kemarin Minggu malam senin penumpang masih jalan," ucapnya.

Ia juga menyayangkan video tersebut viral, lantaran tidak ada korban dalam kejadian ini.

"Kecuali kalau keranjang sampai lepas ya itu boleh-boleh saja silahkan. Wong kemarin rangka utuh, hanya rantai klewer diviralkan," tegasnya.

Informasi yang diterima TribunSolo.com, pasar malam ini masih akan beroperasi hingga pekan awal bulan Juli ini.

Dari pantauan TribunSolo.com, wahana bianglala saat diberitakan masih beroperasi.

Terlihat rantai yang sebelumnya putus, telah diganti dengan rantai yang baru.

Untuk menikmati wahaya bianglala, pengunjung dikenakan tarif Rp 15 ribu per orang.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved