Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Klaten

Kisah Guru Kelas Jauh SMA Klaten Jateng, Lewat Jalan di Lereng Merapi, Mengajar di Rumah Warga

Guru kelas jauh SMA di Klaten menempuh jarak yang jauh untuk mengajar. Dia melewati perbukitan di lereng merapi.

TribunSolo.com/Zharfan Muhana
Salah satu guru pengajar kelas jauh di Klaten Jateng, Intarti Tri Rahayu yang harus melewati jalur di lereng merapi untuk mengajar di rumah warga. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kelas jauh yang berada di Desa Tlogowatu, mau tak mau membuat para guru setiap harinya melintas di perbukitan Lereng Gunung Merapi.

Sekolah induk sendiri yakni SMAN 1 Karangnongko, berada di Desa Somokaton Kecamatan Karangnongko.

Sementara kelas jauh atau kampus dua berada di Desa Tlogowatu, Kecamatan Kemalang.

Jarak yang harus ditempuh, sekitar 12 km.

Naik ke perbukitan dan jalur ini juga banyak dilintasi angkutan galian C.

Salah satu guru pengajar, Intarti Tri Rahayu mengatakan bila memerlukan waktu setengah jam untuk mencapai kelas jauh dari sekolah induk.

"Saya setengah jam sampai," ujar Bu Tika panggilan akrab beliau.

Ia sendiri mengajar mata pelajaran matematika, dan sudah 3 tahun ini mengajar untuk kelas jauh.

"Ini dijadwal, jadi ketika kita ada jam disini otomatis kosong jam disana," ucapnya.

Bu Tika juga memaparkan mekanisme waktu mengajar. Misal pada jam pertama dan kedua di sekolah bawah, maka jam ketiga dan keempat kosong.

Baca juga: Kisah Bu Tika Guru Kelas Jauh Klaten Jateng, Sakit Telinga, Semangat Cerdaskan Anak Bangsa Tak Padam

"Jam kelima dan keenam disini (kelas jauh)," jelasnya.

"Demi anak bangsa kok," imbuhnya.

Kendati begitu, ia merasa tidak ada duka saat mengajar.

Malahan, banyak suka-nya.

"Insyaallah (dapat) surga, banyak tetangganya," ucapnya.

Kelas jauh sendiri memanfaatkan beberapa lokasi, seperti rumah warga, sekolah dasar, dan Balai Desa.

Hal ini merupakan inisiatif semua pihak, lantaran belum adanya sekolah negeri tingkat SMA di Kecamatan Kemalang.

Kepala Sekolah SMAN 1 Karangnongko, Sriyono mengatakan pada tahun 2024 ini sekolah menerima 12 rombongan belajar (rombel).

"Yang (kelas) reguler di Karangnongko 9, terus yang diatas (kelas jauh) 3. Jadi 12 pas," ujar Sriyono.

Untuk siswa baru kelas X di kelas jauh kali ini meningkat, dibanding sebelumnya.

"Kalau kelas X yang sekarang baru ini 117 siswa, terus kelas XI nya 83 siswa, dan kelas XII 38 siswa," paparnya.

Sementara untuk pengajar, semuanya dari SMAN 1 Karangnongko.

"Kita punya 52 guru yang PNS, P3K, maupun GTT,"pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved