Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Predator Anak Ditangkap di Klaten

Kronologi Teganya Suparman, Predator Anak Lecehkan 2 Bocah di Klaten Jateng, Ambil Baju ke Kontrakan

Suparman, predator anak asal Klaten, tega mencabuli 2 anak perempuan berinisial Mawar (5) dan Melati (7). 

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Zharfan Muhana
Tersangka pelecehan anak dibawah umur, diamankan Polres Klaten. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Suparman, predator anak asal Klaten, tega mencabuli 2 anak perempuan berinisial Mawar (5) dan Melati (7). 

Pria 50 tahun tersebut mencabuli para korban di dua lokasi berbeda. 

Itu bermula pada 4 Agustus 2024. 

Aksi bejat pelaku bermula dari ajakan pelaku untuk membeli boneka. 

Dua korban kemudian diboncengkan motor oleh tersangka. 

Baca juga: MODUS Predator Anak Lecehkan 2 Bocah di Klaten Jateng, Ajak Beli Boneka Tapi Malah ke Kontrakan

Pelaku beralasan akan mengajak korban ke Pasar Jatinom Klaten.

"Modusnya mengajak korban membeli boneka, akan tetapi diajak ke rumah kontrakan," ujar Kapolres Klaten, AKBP Warsono.

Rumah kontrakan yang dituju pelaku dan para korban itu berada di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali. 

Pelaku mengajak para korban beralasan mengambil baju ganti. 

Aksi bejat pelaku dilancarkan sekira pukul 11.00 WIB.

"Kemudian tersangka menyuruh korban membuka celana," papar dia.

"Tersangka lalu bergantian menyentuh kelamin korban secara bergantian," tambahnya.

Tersangka juga sempat mengatakan "jeru endi?" ke korban.

Tak berselamg lama, usai melakukan aksi kedua korban disuruh pelaku kembali memakai celana.

"Korban dibonceng kembali, menuju kolam renang di Kecamatan Tulung," ucapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Predator Anak Asal Sukoharjo Diringkus di Klaten Jateng, Korban Usia 5 dan 7 Tahun 

Di sana, korban diminta membuka baju.

Lalu kedua anak berenang di kolam dangkal, sementara tersangka di kolam dalam.

Setelah beberapa waktu berlalu, Suparman mendekati korban Melati.

Tersangka memangku, kemudian meraba kelamin korban.

Setelah melakukan aksinya, kedua korban dibonceng untuk diantar pulang.

Dalam perjalanan, korban Melati yang dibonceng di depan diarahkan memegang kelamin tersangka.

"Tersangka mengatakan kepada kedua korban agar tidak memberitahu kepada orang tua, korban diajak ke toko mainan di Jatinom dan dibelikan mainan. Baru diantar ke rumah," ucapnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved