KDRT Maut di Solo
4 Fakta Wanita di Banjarsari Solo Jateng Tewas di-KDRT Suami : Kader Perindo, Dulu Berstatus Janda
Sebelum meninggal di tangah suaminya sendiri, korban VH ternyata sudah dapat perlakuan kasar sejak masih pacaran.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi, kali ini di Kota Solo, Jawa Tengah.
Korbannya adalah wanita bernama VH (42), dan pelakunya adalah suaminya sendiri, AS (47) Warga Sumber, Banjarsari, Solo.
VH meninggal setelah sempat dilarikan ke rumah sakit pasca dianiaya sang suami.
Berikut 4 faktanya:
Baca juga: Sebelum Meninggal, Istri Korban KDRT Maut di Solo Jateng Sempat Mendapat Perawatan Medis
Dianiaya 2 Hari
Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Ismanto Yuwono membenarkan terkait KDRT hingga mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut.
Sebelum tewas, korban dianiaya dari hari Sabtu hingga Minggu.
"Pelaku melakukan penganiayaan pada hari Sabtu (17/08/2024) sampai dengan hari Minggu (18/08/2024) sekira pukul 23.00 WIB di rumahnya di Sumber Banjarsari kota Surakarta," kata Kompol Ismanto.
Pelaku nekat menganiaya korban dengan cara memukul dan mendorong VH hingga terjatuh dan membentur kursi dan meja.
Akibat penganiayaan tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Nahas, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
"Pelaku melakukan penganiayaan dengan cara memukul dan mendorong korban sehingga korban terjatuh dan membentur meja kursi dan mengakibatkan korban mengalami luka memar dan lebam di sekujur tubuh dan dilarikan di rumah sakit. Dan keesokan harinya dinyatakan kondisi korban buruk dan meninggal dunia di Rumah Sakit," tambah Ismanto.
Dilaporkan Adik Korban
Kasus ini berawal dari pelaporan keluarga korban, yakni adik dari VH, berinisial YY.
"Akibat dari kejadian tersebut, Pelapor inisial YY ( 36) yang merupakan adik kandung korban datang ke Polresta Surakarta dan melaporkan kejadian tersebut," pungkas Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi melalui Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Ismanto Yuwono pada Jumat (23/8/2024).
Korban VH diketahui mengalami luka memar hampir di sekujur tubuhnya akibat dianiaya oleh pelaku.
Baru Menikah
Korban VH diketahui merupakan kader Perindo Solo, ia memiliki teman sesama kader bernama Sari menjelaskan bahwa korban dan pelaku baru beberapa minggu menikah.
Korban dan pelaku baru menikah pada 25 Juli 2024 lalu.
"Jadi teman saya ini statusnya janda, kemudian dapat suami duda anak 1. Tidak tahu persis awal mulanya perkenalan seperti apa,"
"Cuma sudah lama kenal. Kemudian ada rencana menikah itu. Jadi dia sampai mualaf juga untuk menikah itu. Karena dulunya Kristen, kemudian suaminya Islam," tutur Sari.
"Sempat saya tanya, kok tidak kabar-kabar, dirinya malah bilang kalau acaranya cuma kecil-kecilan, jadi cuma untuk kalangan keluarga saja. Ya sudah saya tidak masalah soal itu," lanjutnya.
Baca juga: Nikita Mirzani Bela Azizah Salsha, Sindir Rachel Vennya Banyak Drama dan Suka Biayain Pacar
Sudah dapat Kekerasan sejak Pacaran
Sebelum meninggal di tangah suaminya sendiri, korban VH ternyata sudah dapat perlakuan kasar sejak masih pacaran.
Hal itu diceritakan oleh Sari, teman korban.
"Kemudian awal bulan dia sempat curhat lagi, kalau dirinya sering dipukuli suaminya. Saya tanya ada masalah apa dia tidak mau cerita lebih lanjut,"
"Terus setelah kematian kemarin, banyak temen-temen kader yang cerita ternyata sebelum menikah korban juga sering dipukuli,"
"Banyak yang menyarankan untuk batal menikah saja, tapi dia (korban) menolak," urai Sari.
Baca juga: Alasan Cut Intan Nabila Baru Melaporkan Suami ke Polisi Padahal Sudah di-KDRT oleh Armor Sejak 2020
(*)
Kondisi Terdakwa Kasus KDRT Istri hingga Tewas di Solo, Sering Linglung dan Masih Terpukul |
![]() |
---|
Terdakwa KDRT Maut di Solo Disebut Minta Maaf ke Keluarga Istri, Sempat Salami Adik Ipar |
![]() |
---|
Sidang Kasus KDRT Maut di Solo, Teka-teki Korban Pukul Pelaku dengan Sapu Hingga Patah Tak Terjawab |
![]() |
---|
MOMEN Sidang Lanjutan Kasus KDRT Maut di Solo, Terdakwa Sempat Salami Adik Ipar Sebelum Balik ke Sel |
![]() |
---|
Sidang Lanjutan Kasus KDRT Maut di Solo, Pengacara Terdakwa Sebut Kliennya Tak Berniat Habisi Korban |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.