Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kuliner Sragen

3 Rekomendasi Soto Enak di Sragen Jateng, Soto Daging Sapi S.Gimo hingga Soto Garin

Beberapa dari kamu mungkin sedang mencari referensi makan soto enak di Sragen, Jawa Tengah.

TribunSolo.com/Septiana Ayu
Soto Girin yang ada di Jalan Brigjen Katamso Sragen dipenuhi pemudik saat libur lebaran tiba, Rabu (4/5/2022). 

TRIBUNSOLO.COM - Beberapa dari kamu mungkin sedang mencari referensi makan soto enak di Sragen, Jawa Tengah.

Ada sejumlah warung soto enak di Sragen yang bisa menjadi menu sarapan ataupun makan siangmu.

Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner yang Enak Dekat Kampus UNS Solo Jateng, Rica Bu Sartini hingga Warung Jepun

Dirangkum oleh TribunSolo berikut 3 rekomendasi warung soto enak di Sragen.

1. Soto Daging Sapi S.Gimo, Jualan Sejak 1975, Jadi Langganan Para Pejabat Hingga Artis

Banyak warung soto legendaris di Kabupaten Sragen

Salah satunya warung soto daging sapi S.Gimo di yang beralamat di Jalan Panjaitan nomor 1, Kampung Ringinamon, Kelurahan Sragen Kulon. 

Lokasinya berada di pusat Kota Sragen sehingga warung soto yang sudah ada sejak tahun 1975 itu tak pernah sepi dari pembeli. 

Pemilik soto daging sapi S.Gimo, yakni Sugimo adalah anak dari pemilik soto legendaris di Sragen, yakni Girin. 

Resepnya tak jauh berbeda dari Soto Girin, namun yang membedakan kuah soto S.Gimo lebih bening dan berwarna kuning.

Satu porsinya disajikan dengan nasi putih hangat, dengan disiram kuah soto pas dan irisan daging sapi. 

Satu porsi soto daging sapi S.Gimo di Sragen, sudah ada sejak tahun 1975, Sabtu (25/2/2023)
Satu porsi soto daging sapi S.Gimo di Sragen, sudah ada sejak tahun 1975, Sabtu (25/2/2023) (TRIBUNSOLO.COM/Septiana Ayu)

Soto racikan Sugimo ini begitu melekat di lidah, hingga membuat ketagihan untuk menyantapnya. 

Dan ketika selesai makan, keesokan harinya pingin kembali mencicipi soto legendaris ini. 

Tak khayal, warung soto yang masih sederhana itu, menjadi langganan banyak orang, tak hanya orang biasa, namun juga para pejabat dan artis. 

"Bupati sering datang kesini, sudah langganan, selain itu juga almarhum Didi Kempot, Dewi Yul, almarhum Ki Mantep juga sering datang kesini dulu," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (25/2/2023). 

Sugimo menceritakan awalnya ia hanya membuka warung tenda di pinggir jalan, dan hanya mengandalkan satu meja saja. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved