Berita Karanganyar
Gaji Buruh Tekstil 6 Bulan Belum Dibayar, Pemkab Karanganyar Sebut Masih Diproses
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akui telah berupaya menjadi penengah terkait kasus gaji buruh tekstil di PT Kusumahadi yang belum dibayar.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Andreas Chris Febrianto
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Baru-baru ini ramai aksi protes dari buruh pabrik tekstil Kusumahadi Grup di Kabupaten Karanganyar yang mengaku belum mendapatkan haknya berupa upah selama 6 bulan.
Aksi protes yang dilakukan dengan pemasangan sejumlah spanduk tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah mantan buruh yang belum menerima upahnya.
Menyikapi situasi yang terjadi pada buruh pabrik tekstil tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagperinnaker) Karanganyar telah turun tangan.
Bahkan Disdagperinnaker Karanganyar pun juga telah melakukan mediasi di antara dua pihak yakni perusahaan dan juga perwakilan buruh.
Namun demikian, sampai saat ini diakui oleh Kepala Bidang Tenaga Kerja Disdagperinnaker Karanganyar, Muhammad Ibrahim bahwa terkait solusi permasalahan tunggakan gaji tersebut masih diproses.
"Belum, semua masih berproses," singkat Ibrahim, Senin (23/9/2024).
Sementara saat disinggung mengenai pemasangan spanduk bernada protes dari buruh tersebut, Ibrahim tak menjawab dengan detail.
Sebagai informasi, aksi protes yang dilakukan oleh buruh pabrik tekstil tersebut dengan spanduk protes telah dilakukan sejak beberapa pekan yang lalu.
(*)
| Meski Baru Menjabat, Bupati dan Wabup Karanganyar Tak Open House Saat Momen Lebaran: Terkendala Dana |
|
|---|
| Pembangunan Bendungan Jlantah Karanganyar Akibatkan Hilangkan Satu Dusun |
|
|---|
| Bikin Kaya Mendadak Warga Karanganyar, Bendungan Jlantah Ini Belum Rampung Dibangun, Kapan Selesai? |
|
|---|
| Begini Proses Pembangunan Bendungan Jlantah yang Buat Warga Karanganyar Jadi Kaya Mendadak |
|
|---|
| Dapat Ganti Rugi Proyek Waduk Jlantah Karanganyar, Warga Pakai Uangnya untuk Beli Mobil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Spanduk-protes-buruh-terpasang-di-depan-Pabrik-Kusumahadi-Grup-tepatnya-di-Jalan-Solo-Tawangmangu.jpg)